Berita

hatta rajasa

Siap Hadapi WTO, Bukti Keberpihakan Hatta Rajasa Terhadap Petani

JUMAT, 08 FEBRUARI 2013 | 13:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keberpihakan Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam terhadap para petani diacungi jempol. Karena Hatta Rajasa sudah menegaskan siap menghadapi gugatan World Trade Organization (WTO).

“Pak Hatta menunjukan keberpihakan dan kepemimpinannya sebagai komandan ekonomi kabinet SBY Boediono. Keberpihakannya jelas untuk memberdayakan petani dan produk dalam negeri. Dan kepemimpinannya ditunjukan melalui kemauan Pak Hatta menghadapi resiko kebijakan yang ditetapkan, “ ungkap anggota DPR RI, Totok Daryanto (Jumat, 8/2).

Sebelumnya Hatta Rajasa menyatakan dirinya siap menghadapi gugatan dari organisasi perdagangan internasional ini karena membatasi impor holtikultura ke dalam negeri. Menurutnya ini adalah harga yang harus dibayar demi melindungi petani kecil yang selalu menjadi “tumbal” dari lindasan harga akibat diserbu oleh produk impor.


“Kebijakan tersebut konkret karena berdampak langsung bagi kehidupan petani. Saya juga melihat berbagai negara bahkan negara maju sekalipun seringkali membuat kebijakan yang melindungi produk-produk pertanian dalam negeri mereka. Saya mendukung kebijakan tersebut yang menunjukan bahwa kita memiliki prioritas yang jelas dan tegas,” sambung Totok.

“Saya anggota DPR RI yang berasal dari Yogyakarta yakin sekali kebijakan ini akan mendapat dukungan masyarakat. Apalagi ini menyangkut hajat hidup petani, kelompok yang sering terpinggirkan,” tegas Totok.

Totok mengulangi pernyataan Hatta Rajasa yang menyatakan, tidak ada salahnya kita memberikan perlindungan pada petani. Perlindungan harus diberikan, karena itu menyangkut hajat hidup petani kita yg paling mendasar. Sementara itu, produk pertanian kita juga sulit untuk menembus ekspor luar negeri. “Sebagai nakhoda bidang perekonomian, Pak Hatta sudah menjalankan tugasnya dengan baik, “ tutup Totok.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya