Berita

teguh santosa

KISRUH DEMOKRAT

Bang Teguh: Marzuki Alie jangan Asal Bunyi!

JUMAT, 08 FEBRUARI 2013 | 13:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dalam situasi genting seperti saat ini, semua kader terutama elit Partai Demokrat mestinya dapat menahan diri tidak memberikan pernyataan yang bisa memperkeruh suasana.

"Jangan asal bunyi seperti, misalnya, Marzuki Alie. Dia ini senior dan punya jabatan penting (Wakil Ketua Dewan Pembina). Mestinya memberi contoh bagaimana menahan diri," ujar dosen politik dari FISIP UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Teguh Santosa (Jumat, 8/2).

Menurut pria yang biasa disapa Bang Teguh ini, pernyataan Marzuki Alie bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum akan dipecat kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka proyek Hambalang, bernada insinuatif. Meski yang disebutkan Ketua DPR itu berlaku untuk semua kader partai berlambang bintang mercy tersebut.


"Pengandaiannya itu bisa memperkeruh suasana. Mestinya (Marzuki Alie) mengeluarkan pernyataan yang menyejukkan. Atau kalau tidak bisa diam saja," kata Teguh lagi.

Menurutnya Marzuki Alie seharusnya mencontoh gaya komunikasi Anas Urbaningrum, yang tetap menahan diri tidak mau reaksioner.

"Anas Urbaningrum kemarin mengatakan,  tokoh Demokrat jempolan semua, tak ada yang dibeda-bedakan. Itu kan menyejukkan," demikian Teguh.

Berita yang berkembang, menurut Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat Marzuki Alie Anas akan langsung dinonaktifkan dari posisi ketua umum apabila ditetapkan KPK tersangka dalam kasus korupsi.  "Sudah ada ketentuan, bila ada fakta hukum, siapa pun kadernya akan dinonaktifkan sementara, dan lazimnya segera mundur dari jabatan," kata Marzuki saat dihubungi, Jumat, 8 Februari 2013. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya