Berita

istimewa

The Jakarta Post: Mungkin Saja Para Pembantu Presiden SBY yang Panik

KAMIS, 07 FEBRUARI 2013 | 14:12 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Laporan investigasi The Jakarta Post soal pajak Presiden SBY dan dua anaknya, Mayor Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono tidak ada yang aneh.

"Jika dibaca dengan teliti, kami tidak menuduh atau menuding apapun. Kami hanya mengungkapkan fakta," ujar Chief Editor The Jakarta Post, Meidyatama Suryodiningrat, kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 7/2).

Dia mengungkapkan itu saat dimintai tanggapan atas pernyataan Staf Khusus Presiden, Andi Arief. Andi Arief menilai harian berbahasa Inggris itu tak ingin SBY jadi tokoh dunia karena memberitakan soal pajak saat Presiden sebagai pemimpin negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia berbicara di sidang OKI di Mesir menyatukan Syiah dan Sunni.


"Fakta-fakta yang kami ungkap pun tidak pernah dibantah atau dinyatakan salah oleh pihak Istana," sambung Meidyatama.

Lagipula, dia menjelaskan, pengungkapan laporan kekayaan pejabat adalah hal yang wajar. Dan itu juga praktek lumrah di negara-negara demokrasi dunia.

"Sebagai seorang Presiden yang gemar berkhotbah soal pemerintahan yang bersih, transparan, bertanggung jawab, jika ada yang ingin memeriksa kekayaan pejabat negara, SBY harusnya kan jawab 'siapa takut!'," ungkap Meidyatama.

Meski begitu, Meidyatama mengaku tidak tahu apakah betul SBY marah atas laporan medianya tersebut. "Karena sebagai Presiden yang jujur, dia (SBY) memang tidak perlu takut. Mungkin saja ini para pembantu Presiden yang panik dan bereaksi berlebihan."[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya