Berita

ilustrasi

PILGUB SUMUT

Chairuman akan Bangun Sarana Kereta Api Sampai Sibolga

KAMIS, 07 FEBRUARI 2013 | 13:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sarana perkeretaapian di Sumatera Utara harus lebih berkembang dan tak cukup lagi hanya memanfaatkan peninggalan Belanda. Apalagi, bila mengaca ke luar negeri, sarana kereta api sudah lebih modern, termasuk membangun doble track. Karena, pembangunan sarana perkeretaapian cara utama menggenjot  pembangunan ekonomi masyarakat.

Hal itu dikatakan calon gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Chairuman Harahap di hadapan para kader DPD Golkar dan DPC PPP di  Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Jalan Lintas Sumatera, Kp  Bedage Kotapinang, Labusel, kemarin Rabu (6/2).

"Bagi kita kereta api adalah alat transfortasi utama. Kalau itu terjadi akan ada penghematan pada premium, solar. Karena kita tahu dengan fasilitas kereta api yang lebih baik, nyaman atau bahkan modern, bisa mendukung secara positif  pertumbuhan Sumut ke depannya," ungkap Chairuman disambut tepuk tangan oleh para kader dan sejumlah tokoh yang hadir.


Karena itu, dalam keterangan pers yang diterima, Chairuman berjanji akan membangun sarana kereta api bukan hanya sampai Kota Pinang, tapi kereta api harus sampai Kota Sibolga.

"Dengan kehadiran kereta api sampai Kota Sibolga, juga diharapkan ikut didukung pembangunan pelabuhan berstandar lainnya selain yang ada di Belawan. Keseimbangan jalur perdagangan yang didukung jalur darat dan laut," kata Chairuman.

Saat ini, dari Medan, kereta api hanya menjangkau sampai Rantau Prapat. 

Sementara, untuk jalur udara, mantan Kajati Sumut berkomitmen pembangunan bandara di wilayah Labuhanbatu, yang kini sudah dimekarkan menjadi tiga kabupaten, Labuhanbatu Induk, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan.

"Kalau memang ini bisa kita wujudkan kedepan, kenapa tidak. Kita cari lahannya, tapi Aek Godang juga masih bisa kita maksimalkan bila perlu ditingkatkan. Karena dekat dari mana-mana," paparnya. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya