Berita

skuad Liverpool

Olahraga

Si Merah Bantah Atur Skor Liga Champions

KAMIS, 07 FEBRUARI 2013 | 08:10 WIB

.Liverpool membantah ikut mengatur skor pertandingan dan mengklaim tidak mendapatkan kontak dari Europol, lembaga ke­polisian Uni Eropa yang kini se­dang menginvestigasi kasus pe­ngaturan skor dalam 380 per­tan­dingan dalam sepakbola Eropa.

Surat kabar Denmark Ekstra Bladet memberitakan laga Liga Champions musim 2009/10 an­tara Liverpool dan Debrecen  yang dimenangkan The Reds de­ngan skor 1-0  termasuk dalam pertandingan yang diinvestigasi Europol.

Sumber yang tak mau disebut namanya mengatakan, Europol dan Uefa sama sekali belum menghubungi Si Merah. Di sisi lain, Europol juga menolak ber­komentar kepada media tentang siapa saja pemain atau klub yang sedang diinvestigasi.


Kasus pengaturan skor di du­nia sepakbola satu persatu mulai terkuak. Kini ada beberapa klub besar yang terlibat di dalamnya. Salah satunya adalah raksasa Liga Premier, Liverpool.

Pertandingan-pertandingan yang tersinyalir dimanipulasi, antara lain pertandingan Piala Dunia, Kualifikasi Euro, bahkan Liga Champions yang pernah di­mainkan di Inggris.

Peraih trofi Liga Champions terbanyak di daratan Inggris ini dikabarkan menjadi salah satu tim yang terlibat skandal penga­tu­ran skor. Laga melawan De­bre­cen asal Hungaria di Liga Cham­pions pada September silam, diduga menjadi salah satu laga yang di­atur skornya.

Hal itu dibenarkan oleh salah satu surat kabar Denmark, Eks­tra Bladet, di mana pada Senin ma­lam waktu setempat, menya­takan bahwa klub kepolisian Ero­pa (Europol) tengah menye­lidiki Debrecen yang mengalami kekalahan 0-1 pada laga yang berlangsung di Anfield tersebut.

Kiper dari Debrecen, Vukasin Po­leksic mengatakan dirinya ha­rus merelakan gawangnya di­bo­bol di atas tiga gol sesuai dengan taruhan yang menginginkan mi­nimal di atas 2,5 gol.

Pada laporan ter­sebut, Poleksic juga telah me­ne­rima larangan bermain dua mu­sim dari UEFA karena telah ga­gal melaporkan pertandingan saat Debrecen kalah 3-4 atas Fiorentina. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Dubes Iran Halalbihalal ke Kediaman Megawati

Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:03

Idulfitri 1447 H, Cak Imin: Saatnya Saling Memaafkan dan Merawat Persaudaraan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:00

Prabowo Sebut Pemulihan Aceh Tamiang Nyaris Rampung

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:55

Megawati Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga dan Sahabat Terdekat

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:40

Pesan Gibran di Idulfitri: Jaga Persatuan dan Kebersamaan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:32

IEA Ajak Warga Dunia Kerja dari Rumah demi Redam Harga Energi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:49

Iran Klaim Kemenangan, Mojtaba Sebut Musuh Mulai Goyah

Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:20

Prabowo Halalbihalal dan Bagi Sembako ke Warga Aceh Tamiang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:58

Harga Minyak Turun Tipis ke Kisaran 109 Dolar AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:47

Pesan Idulfitri: Lima Pelajaran Ramadan untuk Kehidupan yang Lebih Bertakwa

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:39

Selengkapnya