Berita

ilustrasi

Dunia

Arus Mudik Imlek Mulai Makan Korban, 8 Orang Tewas Akibat Bus Masuk Jurang

SABTU, 02 FEBRUARI 2013 | 16:13 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Bukan cuma umat beragama di Indonesia yang punya tradisi pulang kampung alias mudik untuk merayakan hari besar keagamaan mereka, terutama terlihat saat Idul Fitri atau Natal.

Tiap tahun, tradisi mudik juga dilakukan oleh rakyat di negeri komunis, Republik Rakyat China. Setiap menjelang tahun baru China atau Imlek, jumlah manusia yang berbondong-bondong pulang ke kampung halaman mencapai miliaran.

Pada 2013 ini, tahun baru Imlek akan dirayakan pada 10 Februari mendatang dan musim mudik sudah dimulai pekan lalu. Seperti di tahun-tahun lalu, masalah keamanan transportasi menjadi isu utama di China selama musim libur panjang Imlek.


Xinhua melaporkan, 8 orang tewas dan 32 orang lainnya terluka setelah bus yang ditumpanginya jatuh ke dalam jurang dan terbakar pada Jumat malam (1/2) di Provinsi Gansu, China.

Menurut sumber pemerintah provinsi Gansu, kecelakaan itu terjadi sekitar jam 10 malam di dekat Ningxian, kota Qingyang.

"Saat melaju dari arah kota Langfang, provinsi Hebei, bus oleng sehingga menabrak jurang dengan kedalaman lebih dari 10 meter dan kemudian terbakar," kata sumber tersebut.

Enam orang tewas di tempat kejadian dan dua lainnya meninggal di rumah sakit setelah upaya penyelamatan yang dilakukan gagal. Korban luka juga telah dilarikan ke rumah sakit setempat.

Jelang Imlek ini, Kementerian Transportasi dan Pengangkutan China selalu disoroti terkait keselamatan transportasi saat cuaca buruk, seperti suhu dingin dan salju.

Badan Penerbangan Sipil Tiongkok telah mengambil berbagai langkah untuk memperbaiki layanan informasi penerbangan dan mencegah terjadinya penangguhan pesawat.

Tahun lalu saja, diperkirakan 3,1 miliar orang China pulang kampung untuk merayakan tahun baru. Dan angka itu diprediksi bertambah 9 persen tahun ini.

Diperkirakan akan ada jutaan perjalanan untuk merayakan Imlek, baik dengan menggunakan pesawat, kereta atau bus. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya