Berita

ist

Dunia

Enam Pasukan Pakistan Tewas Diserang Taliban

SABTU, 02 FEBRUARI 2013 | 15:09 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Enam pasukan keamanan Pakistan tewas setelah kamp militernya diserang kelompok militan dengan menggunakan senjata otomatis dan granat pada Sabtu (2/2) dini hari waktu setempat.

Serangan ini sekaligus menambah derita Pakistan setelah sebelumnya serangan bom bunuh diri terjadi di sebuah masjid Syiah di Hangau pada Jumat (1/2) yang menewaskan 23 orang dan melukai lebih dari 50 orang.

Perwira senior polisi Arif Khan Wazi mengatakan bahwa serangan terhadap kamp militer tersebut terjadi di Kota Naurang Serai, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa pada sejak pukul 03.45 waktu setempat dan berlangsung selama beberapa jam.


Dikatakan Wazi bahwa enam personil pasukan keamanan tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam serangan itu. Selain itu, dua belas gerilyawan juga turut tewas dalam bentrokan tersebut. Demikian dilansir al Jazeera (Sabtu, 2/2).

Jurubicara Taliban Pakistan, Ahsanullah Ahsan, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Dia mengatakan serangan itu adalah balasan atas tewasnya dua komandan Taliban dalam serangan pesawat tak berawak milik Amerika Serikat.

Lebih lanjut, ia menuduh bahwa tentara Pakistan telah membantu serangan yang dilakukan AS tersebut dan berhak menerima balasannya.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya