Berita

Manny Pacquiao

Olahraga

Pacman Nekat Tarung Lagi

Dihantui Parkinson
RABU, 30 JANUARI 2013 | 08:27 WIB

Setelah gelarnya direbut petinju asal Meksiko Juan Manuel Marquez pada 8 Desember 2012, bekas juara dunia tinju di delapan kelas, Manny Pacquiao mengaku siap tampil lagi, April mendatang. Namun, tekad bulat Manny itu ditentang promotornya Bob Arum dan pelatih Freddie Roach.

“Kami ingin Pacquiao istirahat lebih panjang. Apalagi, Manny diberi suspensi oleh Komisi Atletik Negara Nevada (NSAC) pasca kekalahannya,” kata Bob Arum seperti dikutip dari Digital Journal, kemarin.

Suspensi yang dijatuhi NSAC untuk pria yang akrab disapa Pacman itu adalah tidak bisa bertanding di wilayah mereka sampai 9 Maret atau 90 hari setelah kekalahan atas Marquez atau seharusnya tidak boleh memiliki kontak dengan tinju sampai dengan 7 Februari atau 60 hari setelah kalah dalam pertandingan terakhir.


Tapi, jika bertarung di luar Amerika Serikat (AS), petinju berusia 34 tahun itu bisa naik ring pada Minggu kedua atau ketiga April dan berlatih tujuh sampai delapan minggu sebelum pertandingan.

Saat ini Pacquiao sudah berlatih di Manila, Baguio atau Cebu untuk menghadapi pertarungan berikutnya. Ini berarti Freddie Roach sebagai pelatih harus datang untuk melakukan latihan bersama Pacman.

Terakhir kali Pacquiao bertarung di luar Amerika Serikat pada Juli 2006 dengan petinju Meksiko Oscar Larios dalam 12 ronde pertarungan kelas super bulu di Coliseum Araneta. Pacman sudah bertarung sebanyak 23 kali di Amerika Serikat sejak 2001.

Banyak nama yang disebut sebagai lawan pria yang aktif di parlemen Filipina ini. Di antaranya, Timothy Bradley, Brandon Rios, Roberto Guerrero, Vyacheslav Senchenko, Jessie Vargas dan Humberto Sotto.

Selain promotor dan pelatihnya yang menginginkan Manny Pacquiao istirahat lebih lama, petinju asal Inggris Ricky Hatton memberikan saran yang sama. Bahkan  Hatton meminta Pacquiao untuk pensiun pasca kekalahannya dari Juan Manuel Marquez. Apalagi, saat ini penyakit parkinson sudah menjangkiti dirinya.

Pria yang dijuluki Hitman ini menyarankan Pacquiao, yang sudah tercatat dalam sejarah sebagai satu-satunya petinju yang pernah juara dunia di delapan kelas berbeda, untuk meninggalkan arena tinju.

“Ketika anda melihat seseorang kalah KO seperti itu, anda tidak ingin melihat itu lagi, kan?” ujar Hatton kepada FightHub TV.

Untuk diketahui, pada tahun 2009 Hatton mengalami kekalahan menyakitkan saat melawan Pacquiao dengan hasil akhir KO pada ronde kedua. Tiga tahun berselang, Hatton memutuskan untuk kembali bertarung, tetapi dia kembali menelan kekalahan KO di ronde kesembilan saat melawan petinju Ukraina, Vyacheslav Senchenko.

“Selalu ada satu pertarungan lagi... dan saya membuat keputusan untuk kembali, saya lelah untuk melakukannya. Saya tidak memilikinya, anda tahu,” ujar Hatton.

Hatton menambahkan bahwa akan menyakitkan bagi para penggemar Pacquiao bila melihat pahlawan mereka kembali jatuh. Bahkan lebih menyakitkan lagi bagi keluarga sang petinju.

“Ketika Manny memukul KO saya, itu merupakan KO yang kejam. Saya ingat bagaimana pacarku sangat terluka dan bagaimana seluruh keluargaku ikut jatuh.”

Hatton menegaskan bahwa Pacquiao sudah menjadi legenda dan telah membuktikan kehebatannya dengan memenangkan gelar juara dunia kedelapan.

“Delapan (divisi) juara dunia? Anda tidak benar-benar perlu (bertarung lagi)... Saya ingin melihat Manny pensiun dan mundur sebagai seorang legenda.”

Namun, Pacquiao secara tegas mengutarakan keinginannya bahwa dirinya ingin naik ring lagi. Setidaknya bulan April mendatang, sebelum dia mulai disibukkan kampanye pemilihan kembali dirinya sebagai anggota dewan di provinsi Sarangani. Dia juga mengincar pertarungan kelima melawan Marquez, yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September.

Meskipun sudah punya rencana untuk naik ring pada bulan April nanti, sampai sekarang Pacquiao dan penasihatnya Michael Koncz masih mencari tempat yang cocok. Pacquiao tak ingin bertarung di Amerika Serikat, karena pajaknya yang terlalu tinggi. “Saya sedang mengincar Manila atau Singapura sebagai tempat pertandingan berikutnya,” kata Pacquiao. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Dubes Iran Halalbihalal ke Kediaman Megawati

Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:03

Idulfitri 1447 H, Cak Imin: Saatnya Saling Memaafkan dan Merawat Persaudaraan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:00

Prabowo Sebut Pemulihan Aceh Tamiang Nyaris Rampung

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:55

Megawati Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga dan Sahabat Terdekat

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:40

Pesan Gibran di Idulfitri: Jaga Persatuan dan Kebersamaan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:32

IEA Ajak Warga Dunia Kerja dari Rumah demi Redam Harga Energi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:49

Iran Klaim Kemenangan, Mojtaba Sebut Musuh Mulai Goyah

Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:20

Prabowo Halalbihalal dan Bagi Sembako ke Warga Aceh Tamiang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:58

Harga Minyak Turun Tipis ke Kisaran 109 Dolar AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:47

Pesan Idulfitri: Lima Pelajaran Ramadan untuk Kehidupan yang Lebih Bertakwa

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:39

Selengkapnya