Berita

Valentino Rossi

Olahraga

Balik Lagi Ke Yamaha Rossi Incar Tiga Besar

RABU, 30 JANUARI 2013 | 09:06 WIB

Balik ke Tim Yamaha GP, membuat Valentino Rossi optimis menjalani musim balap MotoGP 2013 dengan gemilang. Bahkan pembalap asal Italia itu tidak ragu mematok target finis di urutan ketiga besar pada akhir musim nanti.

Bekas juara dunia tujuh kali ini sangat percaya diri masih handal menaiki setidaknya 10 podium di musim depan. Ambisi pemegang rekor jumlah kemenangan terbanyak di kelas 500 cc/MotoGP ini, memang tak lepas dari kegagalannya tampil kompetitif sepanjang musim 2012. Ini pula yang menjadi alasan bagi Rossi akhirnya memutuskan untuk kembali ke Tim Yamaha GP dengan kontrak selama dua tahun. Dengan demikian, dia akan menjadi tandem Jorge Lorenzo, sang juara bertahan sekaligus peraih dua gelar juara dunia MotoGP.

Selama dua musim bersama Ducati, Rossi mengaku frustrasi karena sejak dirinya menjuarai GP Malaysia tahun 2010, “The Doctor” belum bisa menambah kemenangan.


Bersama Yamaha, Rossi optimistis bisa tampil kompetitif lagi di musim 2013. Tetapi ia tetap berusaha realistis dan menilai dirinya masih akan sulit bersaing dengan juara bertahan sekaligus rekan setimnya, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa dari Repsol Honda. Makanya dia cuma menargetkan posisi tiga besar saja.

“Aku ingin meraih banyak finis di podium, setidaknya 10 besar, dan finis di posisi tiga besar kejuaraan dunia. Sekalipun aku tidak menang, tapi setidaknya ada di podium setiap (balapan) hari Minggu, itu saja pun oke,” kata Rossi seperti yang dikutip Autosport.

Menimbang peta kekuatan musim 2013, baginya Lorenzo dan Pedrosa tetap jadi pesaing utama yang akan menjadi bidikan para rider lainnya. Ia pun secara khusus menyinggung rider debutan, Marc Marquez itu.

“Sekalipun aku tak sekompetitif Lorenzo dan Pedrosa, tapi harus berusaha tak jauh tertinggal dari mereka.”

Menurutnya, butuh banyak waktu untuk mengalahkan Lorenzo. Dalam pandangannya pembalap asal Spanyol itu sangat cepat di garis start karena lebih dulu mengetahui kelebihan Yamaha dengan baik dan mampu mengendarainya lebih bagus.

Mengenai kekecewaannya bersama Ducati, Rossi mengatakan tidak beradaptasi dengan gaya balapnya. “Aku meninggalkan motor yang selalu sulit untuk digeber sampai limit, dan tak pernah memberikan rasa untuk bisa dikontrol.”

Hengkangnya Rossi membuat Ducati menggaet pembalap Italia lainnya, yakni Andrea Dovizioso yang merupakan bekas pembalap Repsol Honda dan pernah membela tim satelit Yamaha Tech 3. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya