Berita

ilustrasi/ist

Sepuluh Polisi Tewas dalam Aksi Bom Bunuh Diri di Kunduz

MINGGU, 27 JANUARI 2013 | 10:23 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Setidaknya 12 orang tewas dalam pemboman yang terjadi di Afghanistan pada Sabtu kemarin (26/1). Sepuluh korban itu adalah polisi. Mereka tewa ketika seorang pelaku bom bunuh diri yang mengendarai sepeda motor meledakkan dirinya di Kunduz, Afghanistam Utara.

Jurubicara polisi provinsi Kunduz, Sayed Sarwar Husseini, mengatakan di antara polisi yang tewas itu adalah Kepala Departemen Anti-terorisme dan Kepala Polisi Lalu Lintas. Sementara itu, 14 polisi lainnya dan lima warga sipil terluka dalam ledakan tersebut.

Kepala Departemen Kesehatan Kunduz, Saad Mukhtar,  sebagimana dilansir Courier Mail (Minggu, 27/1) juga membenarkan perihal korban tewas itu.


Di tempat lain, sebuah bom yang dikendalikan dari jarak jauh meledak, dan menewaskan seorang polisi dan seorang warga sipil di kota Ghazni.

Serangan bunuh diri oleh gerilyawan telah menjadi kejadian sehari-hari di Afghanistan. Pemboman di Kunduz dan Ghazni kemarin terjadi setelah gerilyawan menyerang departemen lalu lintas di ibukota Afghanistan yang menewaskan setidaknya tiga petugas setelah baku tembak berlangsung beberapa jam. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya