Berita

ist

Dunia

50 Orang Tewas dalam Bentrokan di Penjara Venezuela

SABTU, 26 JANUARI 2013 | 16:37 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sedikitnya lima puluh orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah terjadi kerusuhan di sebuah penjara di Venezuela.

Pejabat penjara ternama Venezuela mengatakan bahwa bentrokan bermula saat tentara garda nasional, pada Jumat (25/1), merazia senjata para narapidana di penjara Uribana, yang terkenal sebagai penjara paling kejam di Venezuela.

Razia ini dilakukan setelah beberapa kekerasan di dalam penjara meningkat pada minggu ini karena adanya persaingan antar geng yang memperebutkan kekuasaan didalam sel.


Kementerian penjara menuduh media lokal Globovision sebagai pemicu bentrokan karena telah menayangkan berita seputar razia tersebut di televisi.

"Kami terkejut oleh pengumuman mengatakan perihal inspeksi dari saluran swasta Globovision," katanya, seperti dikutip CNN (Sabtu, 26/1).

Venezuela dikenal akan buruknya kondisi penjara di negeri itu, terutama karena penjara-penjara tersebut kelebihan kapasitas.  Biasanya penjara-penjara di negeri Amerika Latin itu dibangun dengan kapasitas 14 ribu tahanan. Namun pada kenyataannya, hampir 50 ribu tahanan bisa mendekam di penjara-penjara itu.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya