Berita

Aburizal Bakrie

Wawancara

WAWANCARA

Aburizal Bakrie: Elektabilitas Saya Memang Rendah Tapi Bisa Ditingkatkan

JUMAT, 18 JANUARI 2013 | 09:10 WIB

Partai Golkar diprediksi bakal mengalami penggembosan dalam Pemilu 2014.

Salah satu penyebabnya, mun­culnya Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Selain itu, gerbong (pengikut) Jusuf Kalla juga diperkirakan ‘la­ri’ dari Partai Golkar.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Ba­krie mengatakan, tidak ada penggembosan. Sebab, Golkar memiliki kader partai dan rakyat pemilih yang loyal.

“Pemilih Partai Golkar telah te­ru­ji, sehingga tidak perlu kha­wa­tir,” kata Aburizal Bakrie  kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Berikut kutipan selengkapnya:


Bukankah dengan adanya Par­tai Nasdem Golkar akan tam­bah pesaing dalam mere­but suara rakyat?

Tidak. Nggak ada itu saingan. Semua baik-baik saja kok.


Loh kenapa Anda bilang begitu?

Kan semuanya adalah teman.


Surya Paloh maju jadi Ketua Umum Partai Nasdem, apa tanggapan Anda?

Saya kira tidak etis me­nang­gapi itu.


Elektabilitas Anda belum naik, ini bagaimana?

Kalau sekarang elektabilitas saya masih di bawah Partai Gol­kar, maka kita akan tingkatkan. Ka­lau bisa nanti melebihi elek­ta­bilitas partai. Saya yakin bisa.


Kenapa yakin?

 Saya tahu Partai Golkar ini kuat dan besar. Saya rasa akan seperti itu terus.


Kenapa yakin?

 Saya tahu Partai Golkar ini kuat dan besar. Saya rasa akan seperti itu terus.


Anda siap berkompetisi?

 Ya, tapi kompetisinya yang sehat saja.

Pokoknya yang jelas kita ha­rus mengedepankan perdeba­tan kon­septual dan menanggalkan intrik-in­­trik politik. Untuk itu di 2013, Par­tai Golkar menca­nang­kan se­ba­gai pemantapan untuk ke­siapan par­tai untuk menangkan Pemilu 2014.

Bukan itu saja, kami juga mengajak partai lainnya  ber­sama-sama mensukseskan Pe­milu 2014 dengan berkualitas dan beretika.


Memang apa yang disiapkan sih?

Partai Golkar harus konsisten dengan motto suara golkar suara rakyat dan itu diwujudkan karya kekaryaan dengan terjun lang­sung menyentuh masyarakat.


Pertarungan 10 partai akan sengit, berapa target Partai Golkar?

Kami konsisten dengan target selama ini yakni 30 persen.


Apa antisipasi Anda terha­dap politikus kutu loncat?

Partai Golkar kadernya jutaan banyaknya dan kualitasnya baik-baik semua. Kalau ada yang be­sar­kan partai lain tentu kami akan berbangga hati.


Loh kenapa?

Karena mereka pindah atau bikin partai lain kebanyakan jadi pimpinan. Alangkah bangganya kami.


O ya, Anda waktu itu bilang nomor lima bisa jadi nomor satu, apa maksudnya?

Biasa saja. Nomor lima itu pem­berian Tuhan, saya tinggal kerja dengan baik saja. Program-pro­gram partai untuk memenang­kan pemilu sudah dibuat oleh partai. Tinggal kita laksanakan terus, insya Allah akan menang.


Kenapa  nomor lima dikait­kan  dengan Pancasila?

Sebagai manusia kalau kita mau menafsirkan apa yang dibe­ri­­kan tentu baik. Kita juga me­mi­kirkan kenapa partai kami da­pat nomor li­ma. Barangkali tugas Par­tai Golkar ini salah satunya te­tap mem­­perjuangkan dan memperta­hankan Pancasila juga.   [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya