Berita

Surya Paloh

Wawancara

WAWANCARA

Surya Paloh: Kalau Ada Dua Matahari, Bencana Bagi Nasdem

SENIN, 14 JANUARI 2013 | 09:07 WIB

Ketua Majelis Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh mengatakan, tidak ada dua matahari dalam partai yang didirikannya.

“Ibarat bumi, kalau ada dua ma­tahari maka yang terjadi ada­lah bencana. Maka saya yakinkan di Nasdem tidak ada dua ma­ta­hari,” kata Surya Paloh kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Menurut Surya Paloh, prestasi Ketua umum yang sekarang ini cukup baik karena bisa membawa partai lolos verifikasi, sehingga menjadi peserta Pemilu 2014.

Berikut kutipan selengkapnya:


Apa Anda tidak merasakan ada dua kekuatan di Nasdem?

Setahu dan sepanjang yang saya rasakan tidak ada itu dua matahari. Mengapa harus ada dua matahari, kenapa tidak tiga atau empat sekalian.

Tapi yang pasti matahari itu hanya satu. Kalau ada dua sama seperti bumi tentunya akan men­jadi bencana.


Apa matahari di Nasdem itu Anda atau Hary Tanoesoedibjo?

Saya tidak mau jawab itu.


Endriarto Sutarto menilai su­­dah saatnya Anda menjadi ke­tua umum Partai Nasdem, tangga­pannya?

Dalam kongres akhir Januari 2013 saya lihat dulu apa kebu­tuhan par­tai. Dari kondisi obyek­tif itulah yang menjadi per­tim­ba­ngan saya.


Artinya ambil alih posisi Ketua Umum Partai Nasdem ?

Ketua Umum Nasdem Patrice Rio Capella yang sekarang ini kan adik saya yang memang saya po­sisikan di situ. Tentunya akan saya lihat nanti apa kebutuhan par­­tai. Kalau  ki­nerja ketua umum baik, ke­napa harus saya meng­gan­tikannya.

Sekarang ini yang terpenting adalah apa yang mau dicapai pa­da Pemilu 2014 dan apa kebutu­hannya.


Apa saja yang mau dicapai?

Partai ini memiliki komitmen yang mengikat pada diri setiap orang yang ada di partai ini. Per­tama, membangun kembali har­kat martabat bangsa.

Kedua, selalu tetap mengede­pankan dua hal yang tidak bisa terpisahkan, yakni profesionalitas dan moralitas.

Artinya, tidak hanya kemam­pu­an profesionalitas, tapi kader partai harus memiliki nilai-nilai moralitas yang mengikatnya. Ha­rapan kita agar partai ini tetap konsisten membawa gerakan perubahan.


Apa saja yang mau dicapai?

Partai ini memiliki komitmen yang mengikat pada diri setiap orang yang ada di partai ini. Per­tama, membangun kembali har­kat martabat bangsa.

Kedua, selalu tetap mengede­pankan dua hal yang tidak bisa terpisahkan, yakni profesionalitas dan moralitas.

Artinya, tidak hanya kemam­pu­an profesionalitas, tapi kader partai harus memiliki nilai-nilai moralitas yang mengikatnya. Ha­rapan kita agar partai ini tetap konsisten membawa gerakan perubahan.


10 partai peserta pemilu ra­wan dimasuki kutu loncat, apa tanggapan Anda?

Pada dasarnya semua partai po­litik tentu menginginkan para ka­dernya atau anggota yang ber­ga­bung di dalamnya adalah orang-orang yang terbaik. Tapi tidak semua keinginan seperti itu dapat diperoleh.

Bisa saja yang bergabung de­ngan partai-partai peserta pemilu dengan motivasi yang beraneka ragam,  termasuk masuknya kutu loncat. Bahkan tentunya terka­dang motivasinya berseberangan dengan partai.

 

Berapa partai yang tidak lolos menjadi peserta pemilu ber­gabung ke Nasdem?

Saya belum dilaporkan secara detil, itu tugas pimpinan harian dewan DPP Partai Nasdem.

Mungkin sekarang ini sedang melakukan seleksi terhadap be­berapa jumlah partai yang tidak lo­los verifikasi dan berkeinginan un­tuk bergabung. Itu belum di­ketahui.


Anda menerima yang tidak lolos itu?

Ya, pasti itu. Sepanjang mereka datang dengan keikhlasan hati dan memiliki keinginan bersama untuk membangun bangsa ini.   

Bu Rachmawati Soekarnoputri saja sudah menjadi Dewan Per­timbangan Partai Nasdem . Tentu dengan kehadiran Rachmawati akan lebih bisa memberikan do­rongan dan penguatan pada Partai Nasdem.  Kami berharap berga­bung­nya partai lainnya akan mem­perkuat Nasdem.


Bukannya nanti rebutan men­­­jadi caleg?

Nanti itu urusan ketua Bappilu. Tentunya Nasdem akan tempat­kan orang-orang yang memiliki tingkat keterpilihan yang kuat. Se­bab, dengan tingkat keterpi­li­han yang tinggi partai ini bisa be­sar dan menang pemilu.


Bagaimana peluang Nasdem?

Semua punya hak berkom­pe­tisi. Harapan saya semua mampu menjaga kompetisi di dalam harmoni.


Maksudnya?

Berkompetisi dengan sehat, men­jaga etika politik, tidak saling menjatuhkan dan merusak.


Apa Nasdem mampu lawan partai-partai besar ?

Mampu dong. Kalau dilihat dari semangatnya tentu Nasdem sangat mampu. Tapi realitanya tentu nanti ditentukan dari hasil Pemilu Legislatif 2014.


Bagaimana respons masya­ra­kat terhadap Nasdem?

Baik. Mudah-mudahan masya­rakat melihat arti kehadiran  Nas­dem sebagai partai alternatif. Par­tai baru yang akan bertarung de­ngan kekuatan partai-partai lama.


Apa sudah disiapkan figur capres?

Masalah capres belum ada. Kan hasil pileg juga belum ada. Ma­sih lama itu. [Harian Rakyat Merdeka] 


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Ledakan Malam Takbiran di Grobogan dan Pekalongan, 10 Orang Terluka

Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49

Ziarah Makam Korban Longsor Cisarua Diwarnai Suasana Emosional

Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:35

Fahira Idris: Jadikan Idulfitri Momen Kebangkitan Umat

Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:53

SBY dan Keluarga Silaturahmi ke Prabowo di Istana

Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:16

Mendes: 20 Persen Keuntungan Kopdes Merah putih untuk Desa

Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:54

Dengan Kerjasama, Stabilitas Kebutuhan Pokok Terjaga

Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:26

Gubernur Pramono Ajak Warga Jaga Jakarta

Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:33

Soroti Pajak Ganda, DPR: Sudah Lama Sistem Dibiarkan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:43

Didampingi Didit, Prabowo Open House Khusus Masyarakat di Istana

Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:13

Idulfitri Momentum Perkuat Komitmen Pembangunan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:54

Selengkapnya