Berita

ilustrasi

46 Orang Meninggal Akibat Tanah Longsor di China

SABTU, 12 JANUARI 2013 | 10:40 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebanyak 46 orang meninggal dunia akibat tanah longsor yang melanda wilayah pegunungan di barat daya China provinsi Yunnan pada Jumat (11/1). Mereka terdiri dari 27 orang dewasa dan 19 anak-anak dan telah dimakamkan di area tanah longsor.

Tanah longsor yang melanda wilayah Desa Gaopo, Zhenxiong County di Zhaojiagou terjadi sekitar pukul 08:20 pagi kemarin.

Para pemimpin China Xi Jinping, Wen Jiabao dan Li Keqiang telah memerintahkan upaya total untuk menyelamatkan korban longsor yang masih belum ditemukan.

Sekjen Komite Pusat Partai Komunis China, Xi, mengatakan upaya ini harus dilakukan untuk mengevakuasi penduduk yang terkena dampak ke tempat pengungsian agar terhindar dari bencana tanah longsor susulan.

Xi juga meminta lembaga yang terlibat dalam penanggulangan bencana untuk memberikan perawatan psikologis untuk para korban.

Sebagaimana dilansir Xinhua (Sabtu, 12/1), kabinet pemerintah
China juga telah mengutus sebuah kelompok kerja yang terdiri dari para
pemimpin dari berbagai kementerian-kementerian, seperti kementerian pertanahan dan sumber daya, urusan sipil, keuangan, transportasi dan kesehatan, untuk langsung turun tangan dalam membantu proses evakuasi tanah longsor ini.

Kelompok kerja tersebut dipimpin oleh Xu Shaoshi, Menteri Pertanahan dan Sumber Daya, yang akan fokus pada pemecahan masalah penanggulangan tanah longsor. [zul]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya