Berita

effendy syahputra

Kisruh Garda Pemuda Tak Ada Kaitan dengan Partai Nasdem

SABTU, 12 JANUARI 2013 | 07:27 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Konflik yang terjadi di internal DPP Garda Pemuda Nasional Demokrat (GPND) dipastikan tidak ada kaitan dengan Partai Nasdem. Karena GPND bukan sayap partai, tapi underbouw ormas Nasional Demokrat.

"Garda ini kan bukan sayap resmi DPP Partai Nasdem sehingga konflik di internal Garda tidak bisa dibilang menjadi konflik di Partai Nasdem," ujar Ketua Umum DPP Badan Advokasi Hukum (BAHU) DPP Partai Nasdem Effendi Syahputra kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Pengacara muda ini memastikan Partai Nasdem saat ini solid dalam persiapan menghadapi kongres pertama akhir Januari nanti. Meski memang diakuinya, karena Partai Nasdem diisi banyak anak-anak muda progresif yang sangat ingin semua perubahan dilakukan secepat mungkin, terkadang menimbulkan perbedaan pendapat di antara sesama pengurus yang masih berdarah muda.

Tapi inilah dinamika sehat berpolitik. Dimana semua punya ide dan gagasan yang diyakini akan membawa efek perubahan tercepat dalam menghadapi keterpurukan bangsa ini.

"Yakinlah, kami di Nasdem ini biasa berbeda dan punya pendapat masing-masing. Kalau dianalogikan, kami ini seperti bangsa Ghalia dalam cerita fiksi Asterix Obelix, dimana kami akan selalu bersaing dan bertarung untuk jadi yang terbaik di antara sesama kami. Namun ketika menghadapi musuh di luar, (kami) akan bersatu dan bersama melawan. Ini tentunya positif untuk kemajuan partai ini," jelasnya.

Seperti itulah yang saat ini terjadi di Garda Pemuda Nasional Demokrat. Dia yakin, Garda Pemuda pada saatnya akan solid ketika menghadapi ancaman dari luar. "Jadi ini dinamika pembelajaran politik yang sangat baik. Selebihnya saya tidak bisa komentar panjang karena memang domain Garda ini adalah ormas, bukan Partai Nasdem," imbuhnya. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya