Berita

Angka Golput Diyakini Bakal Meningkat di 2014

RABU, 09 JANUARI 2013 | 16:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mayoritas pengamat tampaknya menilai bahwa putusan Komisi Pemilihan Umum yang hanya meloloskan 10 partai dalam verifikasi faktual dan menjadi peserta Pemilu 2014 sudah tepat.

"10 (partai), menurut saya cukuplah. Nggak terlalu banyak. Kalau 18 apalagi 24 itu terlalu banyak," ujar gurubesar Ilmu Politik Iberamsjah kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 9/1).

Meski begitu, dia yakin, aspirasi rakyat Indonesia tidak akan tertampung kalau peserta pemilu hanya 10 partai. "Belum juga. Karena banyak partai yang dibatalkan," tandasnya.

Pada sisi lain, dia menambahkan, Partai Nasdem tidak akan diuntungkan meski hanya sendiri sebagai partai baru. Karena masyarakat sudah kadung tidak suka terhadap partai.


"Nggak saya rasa. Hampir semua rakyat tidak ada yang percaya partai politik. Rakyat sudah benci dengan partai politik," ungkapnya.

Karena itu jumlah masyarakat yang golput pada pemilu mendatang dibanding sebelumnya yang hampir mencapai 30 persen dari jumlah pemilih diyakini akan meningkat. "Pasti angkanya naik," ujarnya.

Apa penyebab golput naik?

"Karena kelakuan elit politik sekarang jadi calo, korupsi, studi banding ke luar negeri. Rakyat sudah terlalu benci dengan partai politik," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya