muhaimin iskandar
muhaimin iskandar
"Kritikan itu muncul karena orang masih banyak berharap (pada PKB). Ada perubahan baru, format baru. Itu sebetulnya penyegaran," ujar pengurus DPP PKB Imas Aan Ubaidillah kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 9/1).
Karena itu, sambungnya, PKB harus mencari format baru. Salah satunya, menggaet kembali tokoh-tokoh dan ulama NU yang telah melahirkan PKB.
"Marilah kita bareng-barang. Bagaimanapun kita warga NU itu terbesar di Indonesia. Kalau kita tidak berpikir untuk kepentingan pribadi, sebetulnya PKB itu harusnya lebih besar lagi," ungkapnya.
Makanya dia berharap, selain tokoh-tokoh yang pernah melahirkan NU, partai-partai yang berbasis massa NU yang tak lolos verifikasi juga sebaiknya bergabung dengan PKB. Seperti PKBIB dan PKNU. Meski begitu, dia mengakui sampai saat ini belum ada komunikasi dengan dua partai tersebut.
"Belum. Karena partai yang tak lolos itu mau ajukan ke MK. Karena ada ketidakpuasan. Tapi harapannya PKBIB, PKNU kembali. Kalau kita bersatu, bersama di dalam, insya Allah PKB lebih besar. Yang penting, masing-masing memperjuangkan daerah pemilihan. Tak peduli siapapun yang jadi ketua," tandasnya. [zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Sabtu, 11 April 2026 | 18:18
Sabtu, 11 April 2026 | 17:50
Sabtu, 11 April 2026 | 17:27
Sabtu, 11 April 2026 | 16:19
Sabtu, 11 April 2026 | 16:14
Sabtu, 11 April 2026 | 15:54
Sabtu, 11 April 2026 | 15:21
Sabtu, 11 April 2026 | 14:54
Sabtu, 11 April 2026 | 14:47
Sabtu, 11 April 2026 | 14:28