Saan Mustopa
Saan Mustopa
Ketua DPP Demokrat Herman Khaeron mengakui partainya dengan Nasdem memiliki pangsa pemilih yang sama.
“Namun kami punya keunggulan. Demokrat sudah berbuat. Kader terbaik kami, Pak SBY, banyak membawa perubahan yang baik untuk negeri ini,†ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online tadi malam.
Di mata Herman, Nasdem adalah partai yang punya potensi tinggi. Terlebih dalam kemampuannya mensosialisasikan ide dengan jaringan media yang ada, Nasdem bisa menjelma jadi partai yang besar. “Tapi Demokrat tidak gentar.â€
Herman mengakui, dalam dua bulan terakhir, suara Demokrat mengalami penurunan drastis. Banyak yang menduga, sebagian pemilih Demokrat sudah lari ke partai lain, salah satunya ke Nasdem. Namun Herman yakin hal itu tidak terjadi. “Dalam survei-survei selama ini, yang baru menentukan pilihan baru 40 persen. Sebanyak 60 persen masih mengambang. Kita yakin, menjelang 2014 nanti mereka akan menentukan pilihan ke partai yang benar-benar sudah berbuat dan bekerja untuk rakyat, yaitu Demokrat,†tandasnya.
Wasekjen Demokrat Saan Mustopa menilai, segmen Demokrat dan Nasdem justru beda. “Kita sama-sama ada di tengah, tadi Nasdem kan bukan pecahan dari Demokrat. Jadi, kita sudah punya pangsa pasar sendiri yang sudah jelas,†ujarnya.
Dalam menghadapi 2014, lanjutnya, Demokrat sudah sangat siap. Demokrat sudah selesai melakukan konsolidasi sampai daerah-daerah terpencil. Kader-kader Demokrat juga terus menunjukkan kinerjanya untuk rakyat. Dengan hal ini, Demokrat tidak pernah khawatir dalam menghadapi 2014.
PDIP juga merasa tidak tersaingi atas kedatangan Nasdem. “Seluruh parpol peserta pemilu dalah mitra pembangunan demokrasi bagi PDIP. Tidak ada parpol yang dianggap sebagai ancaman oleh PDIP. Kami justru mengucapkan selamat datang kepada Nasdem,†ujar Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.
Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait menambahkan, bagi PDIP semua partai peserta pemilu adalah mitra dalam kompetisi. Karenanya, PDIP tidak pernah merasa Nasdem jadi ancaman. “Kami siap bersaing dengan siapa saja. Setiap partai punya ideologi, punya sejarah. Dan ideologi dan sejarah PDIP sudah jelas,†ujarnya.
Ara, sapaan Maruarar, justru mengajak Nasdem untuk sama-sama mengawal proses pemilu nanti agar berjalan jujur dan adil. Menurutnya, hasil pemilu nanti sangat tergantung dari sikap KPU. “Hasil 2014 juga akan sangat tergantung dari KPU sebagai wasitnya. Kami mengharapkan KPU bisa berlaku adil untuk semua parpol,†tandasnya. [zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Sabtu, 11 April 2026 | 18:18
Sabtu, 11 April 2026 | 17:50
Sabtu, 11 April 2026 | 17:27
Sabtu, 11 April 2026 | 16:19
Sabtu, 11 April 2026 | 16:14
Sabtu, 11 April 2026 | 15:54
Sabtu, 11 April 2026 | 15:21
Sabtu, 11 April 2026 | 14:54
Sabtu, 11 April 2026 | 14:47
Sabtu, 11 April 2026 | 14:28