Berita

Partai Nasdem

Partai Nasdem yang Paling Diuntungkan

SELASA, 08 JANUARI 2013 | 15:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hasil verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum bahwa hanya 10 partai yang lolos tampaknya sejalan dengan harapan masyarakat akan adanya penyederhanaan partai di Pemilu 2014 mendatang.

Hal itu terungkap dalam riset-riset nasional yang digelar Indo Barometer sebelumnya.

"Berapa partai yang dianggap tepat di Indonesia, jawaban mereka (responden), pertama 5 partai, (riset)  kedua 3 partai dan (riset) ketiga jawabannya 10 partai. Jadi, ya sesuailah dengan alam pikiran dan opini masyarakat Indonesia," ujar Direktur Indo Barometer M. Qodari kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 8/1).

Ke-10 partai yang lolos verifikasi itu adalah PDIP, PKB, PAN, Golkar, PKS, Gerindra, Demokrat, PPP, Hanura dan satu partai baru, Partai Nasdem.

"Artinya ini sesuatu yang baru yang berbeda dengan sebelumnya. Jadi kan ada analisis bahwa masyarakat itu bingung dengan pilihan partai yang begitu banyak dan caleg yang begitu banyak. Dan sekarang ini sudah  mengerucut," ungkapnya.

Meski begitu, dia belum tahu partai mana yang untung dari sedikitnya jumlah partai yang akan berlaga.

"Belum tahu ya. Karena Pemilu masih sekitar 15 bulan lagi. Opini masyarakat itu sangat dinamis. Tapi buat Partai Nasdem sebetulnya sangat diuntungkan. Karena dialah satu-satunya partai baru dalam Pemilu 2014 ini," sambungnya.

Karena hanya sendiri partai baru, Nasdem bisa merebut hati rakyat yang sudah bosan dengan partai lama. "Jadi dia bisa mengambil kavling orang-orang yang tak puas dengan partai yang ada sekarang," tandasnya. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya