Berita

Ramadhan pohan

Ramadhan Pohan: Pemilu 2014 akan Lebih Panas

SELASA, 08 JANUARI 2013 | 08:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Demokrat menyambut baik hasil verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap partai politik calon peserta Pemilihan Umum 2014. Hasilnya 10 partai dinyatakan lolos. Sembilan dari parlemen ditambah satu partai baru, Partai Nasdem.

"Alhamdulillah KPU telah melaksanakan tugasnya. Bahwa kemudian ditetapkan 10 partai, itu kita terima sebagai hasil kerja mereka. Karena mereka yang ditugaskan oleh negara untuk melaksanakannya," ujar Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 8/1).

Dari hasil itu, dia yakin ada partai yang kecewa. Menurut Ramadhan, partai yang tak lolos itu masih bisa mengajukan proses hukum ke Mahkamah Agung untuk menyatakan keberatan. "Silakan. Tapi proses politik tetap jalan terus tidak bisa menunggu proses gugatan itu. Karena kita ini terpaku dengan jadwal Pemilu yang sangat ketat dan pendek," jelas anggota Komisi II DPR ini.

Sementara partai yang lolos, tidak usah dibahas lagi. Karena sudah tentu mereka senang. "Yang lolos berarti sudah siap sejak sekarang lebih intens untuk (menghadapi) 2014," ungkapnya.

Namun, dia memastikan, dibanding Pemilu 2009, Pemilu 2014 akan lebih panas, lebih kompetitif. Karena kekuatan partai, terutama di level-level partai besar, lebih merata. "Itu misalnya Golkar, PDIP, Demokrat merata. Selisihnya, misalnya Demokrat menang nggak akan banyak dengan dua di bawahnya. Begitu juga sebaliknya, kalau Golkar menang tidak akan jauh selisihnya dengan Demokrat dan PDIP," jelasnya.

Meski begitu, Partai Demokrat tidak menganggap enteng semua partai yang lolos tersebut. "Karena semua partai mempersiapkan diri dengan baik," tandasnya.[zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya