Berita

patrice rio capella

VERIFIKASI FAKTUAL

Ketum Nasdem Bingung Kalau Masih Ada Partai yang Protes

SENIN, 07 JANUARI 2013 | 09:08 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Proses verifikasi faktual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umm (KPU) sebagai syarat partai politik mengikuti Pemilihan Umum 2014 adalah sebuah verifikasi yang terukur. Karena KPU di daerah hanya mencocokkan data yang diserahkan parpol ke KPU pusat dengan kondisi faktual di lapangan.

Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Patrice Rio Capella kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 7/1).

Ada tiga aspek verifikasi faktual. Yakni kepengurusan inti partai (ketua, sekretaris, bendahara), surat keterangan domisili kantor sekretariat partai, dan keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam struktur kepengurusan partai.

Dalam amatan Rio, KPU Kabupaten/Kota serta KPU provinsi sudah menjalankan proses verifikasi itu secara tranparan. Bahkan, KPU di daerah itu memberikan kesempatan kepada partai politik apabila ditemukan ada kekurangan pada saat dilakukan verifikasi faktual.

"Tapi sebenarnya, kalau ada persoalan, kan ada kesempatan bagi partai untuk memperbaiki ketika KPU menemukan di lapangan anggotanya tidak ada tempat, palsu dan lain sebagainya. Kemudian, kan diberikan kesempatan untuk mengganti. Nah itu diverifikasi ulang.
Artinya sudah ada kesempatan perbaikan diberikan," lanjut Rio.

Makanya, Rio agak bingung kalau ada nanti partai politik yang menyebut KPU tidak tranparan dalam melakukan verifikasi. Karena mestinya protes disampaikan pada saat verifikasi di daerah. KPU Pusat akan mengumumkan hasil verifikasi siang nanti.

"Karena KPU pusat hanya menindaklanjuti hasil pleno KPU Kabupaten/Kota dan Provinsi. Jadi sebenarnya sudah transparan. Tapi itu hak partai-partai untuk menyatakan keberatan," jelasnya.

Bahkan menurut Rio, kinerja KPU saat ini lebih transparan dibanding KPU sebelumnya.

"Kalau yang lalu kan tidak ada pleno KPU Kabupaten/Kota dan KPU Provinsi. Yang ada hanya KPU Pusat yang menentukan. Kalau ini nggak. Dia bertahap. Karena itu saya melihat, (kinerja KPU saat ini) lebih baik dari kemarin-kemarin," tandasnya. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya