Berita

ilustrasi

FILM CINTA TAPI BEDA

Hanung Bramantyo Cs Dilaporkan ke Polisi Nanti Siang

SENIN, 07 JANUARI 2013 | 07:27 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Film "Cinta Tapi Beda" benar-benar membuat masyarakat dari suku etnis Minang berang. Karena itu, mereka akan melaporkan Raam Punjabi selaku produser, Hanung Bramantyo selaku sutradara serta Agni Pratistha salah seorang pemeran film tersebut ke Polda Metro Jaya nanti siang pukul 12.00 WIB.

Perwakilan etnis Minang yang akan melaporkan Hanung Cs itu adalah Badan Koordinasi Kemasyarakatan & Kebudayaan Alam Minangkabau (BK3AM), Keluarga Mahasiswa Minang Jaya (KMM Jaya), Ikatan Pemuda Pemudi Minangkabau Indonesia (IPPMI) dengan Ketua Tim Kuasa Hukum Zulhendri Hasan, SH.MH.

"Akan kami laporkan ke Polda Metro Jaya besok, sehubungan tindakan Hanung dkk yang telah menanamkan rasa "kebencian dan penghinaan di muka umum"terhadap etnis Suku Minang, sebagaimana ketentuan dalam Pasal. 156 KUHP Jo Pasal 4 dan 16 UU.N0.40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis," jelas Ketua Umum KMM Jaya Muhammad Rozi dalam pesan singkat kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 7/1).

Film "Cinta tapi Beda" yang disutradarai Hanung Bramantyo tersebut menceritakan gadis Minang, Diana (penganut Katolik taat) berpacaran dengan Cahyo, lelaki Jawa, yang Muslim taat beragama. Keduanya ingin menikah. Tapi, ibu Diana, tante, om dan kakak-kakaknya tidak setuju orang Minang Katolik kawin dengan orang yang beda agama. Akhirnya Diana dijodohkan dengan laki-laki Minang, dokter Oka yang seiman.

"Film ini memutarbalikkan fakta dan memojokkan masyarakat Minang yang kental adatnya dengan agama Islam," tegas Rozi. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya