Berita

ilustrasi/ist

GMN Ancam Duduki Polres Jakarta Pusat kalau Sampai Nanti Malam Tiga Kadernya Belum Dilepas

SABTU, 05 JANUARI 2013 | 16:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum Garda Muda Nasional (GMN) Kuntum Basa menegaskan tiga orang yang ditangkap polisi di halaman kantor Menko Perekonomian hari Kamis lalu (3/1) bukan preman, sebagaimana dituduhkan. Ketiga orang itu, Mansur Husein (33), Jamaluddin Fakaubun (33) dan Rahman Key (23), adalah pengurus di organisasi sayap PAN tersebut.

"Mansur Husein adalah Ketua Bappilu GMN, Jamal Ketua Badan Intelijen GMN, dan Rahman Key Wasekjen Badan Aksi Perjuangan Rakyat GMN," jelas Kuntum Basa kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Sabtu, 5/1).

Karena itu Kuntum mempertanyakan penahanan polisi atas ketiga anak buahnya tersebut. "Karena mereka bukan preman. Mereka tamu resmi (kantor Menko Perekonomian)," sambung Kuntum.

Makanya polisi tidak ada alasan menahan ketiga orang tersebut. Mereka harus dilepaskan. Apalagi sudah diklarifikasi pihak Polres Jakarta Pusat bahwa mereka memang bukan preman.

"Karena jelas Kapolsek Sawah Besar itu yang mengatakan preman. Meski sudah diklarifikasi oleh Polres bahwa mereka bukan preman. Makanya kita mendesak supaya dikeluarkan. Apa alasan mereka menahan itu lagi," tegasnya.

Untuk melepaskan tiga anak buahnya tersebut, Kuntum akan melakukan pendekatan persuasif kepada pihak Kepolisian. Tapi kalau polisi masih bermain-main dengan hukum, seluruh kader GMN akan berunjuk rasa di depan Polres Jakarta Pusat, tempat ketiga orang tersebut ditahan. “Kalau sampai malam ini tidak dikeluarkan, GMN seluruh Indonesia akan duduki itu Polres Jakarta Pusat," tandasnya.

Sebelumnya, Polisi menangkap lima orang di halaman kantor Hatta Rajasa di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis kemarin dan menuduh mereka sebagai preman yang disewa untuk menghalang-halangi demonstrasi sekelompok mahasiswa.

Namun orang-orang yang dituduh polisi sebagai preman itu sebenarnya adalah tamu di kantor Hatta Rajasa itu. Mereka hendak meninggalkan kantor Hatta Rajasa ketika bertemu dengan kelompok demonstran yang juga mereka kenal.

Polisi mengira akan terjadi penyerangan, dan berusaha menghentikan gerakan Mansur yang mendatangi salah seorang demonstran yang dia kenal.

Dari sinilah terjadi miskomunikasi antara anggota GMN dan polisi.

Selain ketiga anggota GMN yang merupakan sayap organisasi resmi PAN, polisi juga menangkap dua staf kantor Hatta Rajasa yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Kedua orang itu, Chairul Anwar dan Ihsan Jauhari, sudah dilepaskan kemarin (Jumat, 4/1). [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya