Berita

hatta rajasa/ist

Pasca Salah Tangkap, Pendukung Hatta Rajasa Semakin Militan

SABTU, 05 JANUARI 2013 | 11:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Polisi telah melepaskan lima orang yang ditangkap di halaman kantor Menko Perekonomian di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis kemarin (3/1). Kelimanya adalah bagian dari sekiatr 10 orang yang diduga polisi sebagai preman yang disewa untuk menghadapi kelompok mahasiswa yang berdemonstrasi di depan kantor Hatta Rajasa itu.

Polisi melepaskan dua orang dari lima yang ditangkap itu kemarin (Jumat, 4/1). Kedua orang itu, Chairul Anwar dan Ihsan Jauhari adalah staf di kantor Menko Perekonomian. Tiga lainnya dilepaskan dinihari tadi (Sabtu, 5/1). Mereka yang dilepaskan terakhir adalah Mansur Husein, Jamaluddin Fakaubun dan Rahman Key dan merupakan pengurus Generasi Muda Nasional (GMN), salah satu organisasi sayap Partai Amanat Nasional (PAN).

"Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada ketua umum DPP PAN Kakanda Hatta Rajasa dan fungsionaris DPP PAN yang sangat respek dengan mendampingi kader-kader dalam menghadapi masalah untuk membela kewibawaan partai," ujar salah seorang ketua DPP GMN, Ade Andriansa, dalam pesan yang diterima redaksi beberapa saat lalu.

"Ini membuktikan PAN ternyata partai yang peduli dan bertanggungjawab terhadap kader," katanya lagi.

Menurut Ade yang juga Sekretaris Visi Indonesia, pembelaan PAN terhadap lima orang yang menjadi korban salah tuduh dan salah tangkap itu semakin membangkitkan militansi dan solidaritas di kalangan kader terhadap PAN.

Redaksi juga menerima pesan yang dikirimkan Ketua Harian DPW GMN Maluku, Zul Fahmi. Dalam pesannya, Zul Fahmi menyampaikan hal senada. Kader PAN akan semakin militan membela kehormatan partai. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya