Berita

BASUKI TJAHAJA PURNAMA/IST

Pakai Baju Betawi, Ahok Ngerasa Kayak Pemimpin Masa Kolonial Belanda

RABU, 02 JANUARI 2013 | 13:40 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur Basuki Thajaja Purnama (Ahok) memuji ide pasangannya, Joko Widodo yang mewajibkan seluruh Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemprov DKI untuk berseragam dinas adat Betawi.

Ahok pun menyebutnya sebagai gagasan yang luar biasa. Sebab, dengan mengenakan pakaian khas Betawi, dirinya seperti membayangkan berada di jaman penjajahan kolonial dulu.

"Jaman penjajahan dulu kan kolonial, ngebayangin nggak sih orang pakai baju begini ini kan orang jajahan," celetuknya di Balaikota, Jakarta, Rabu (2/1).


Menurut Ahok, orang zaman dulu yang sudah meninggal tidak pernah mimpi bahwa suatu hari nanti yang menjadi pejabat dan pemimpin di gedung ini berpakaian seperti rakyat Betawi.

"Nah, itu yang saya pikir Pak Gubernur luar biasa, bukan soal simbolisnya. Selama ini, baju menyimbolkan kondisi rakyat. Dulu mana pernah mimpi sih orang pakai baju begini berkuasa di gedung ini. Nah itu beliau bisa berfikir seperti itu, artinya, kita harus kasih tahu satu ini soal simbolis bahwa tiap daerah tuannya siapa itu jelas. Kalau Jakarta kan Betawi khasnya," tuturnya.

Ahok mengaku saat memasuki gedung Balaikota dirinya sempat merasa seperti pemimpin di masa penjajahan kolonial Belanda.

"Tadi saat saya masuk gedung membayangkan, bener gubernur jaman Belanda sudah menggunakan gedung ini. Dulu mungkin orang-orang yang sudah meninggal dan bisa lihat nggak berani mimpi ada orang pakai baju ini berkuasa di gedung ini. Nah, itu yang bagus," tukasnya. [wid]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya