Berita

ilustrasi

Ketua Pemuda Muhammadiyah: Indonesia Benar-benar Dikuasai Mafia

MINGGU, 30 DESEMBER 2012 | 00:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sulit membayangkan Indonesia dapat menjadi negara besar yang mampu mensejahterakan rakyat tanpa kecuali. Faktanya, praktik politik elit cenderung digunakan untuk kepentingan kelompok dan pribadi.

Demikian disampaikan Ketua bidang Politik PP Pemuda Muhammadiyah, Taslim Chaniago, ketika berbicara dalam acara "Refleksi Akhir Tahun" yang diselenggarakan PP Pemuda Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah di Menteng, Sabtu malam (29/12).

Selain Taslim, yang juga menjadi pembicara dalam kesempatan itu adalah Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Prof. Bambang Setiadji, pengamat ekonomi dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten Dahnil Anzhar Simanjuntak, dan pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Teguh Santosa.

Taslim yang juga anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan dirinya tahu persis bagaimana praktik brokering bukan hanya marak di kalangan pemerintah daalam hal ini lembaga eksekutif, namun juga merebak di kalangan anggota Dewan.

"Bukan hanya mafia narkoba yang kita punya, mafia proyek seperti ini pun ada," ujarnya.

Ilustrasi Taslim mengenai praktik brokering di kalangan Dewan seakan membenarkan dugaan masyarakat awam selama ini bahwa kini praktik korupsi dan kolusi memiliki modus baru dibandingkan dengan masa sebelumnya. Dalam beberapa kasus yang tidak dirinci oleh Taslim, pemenang tender atas sebuah proyek ditentukan saat pembahasan anggaran.

"Jadi apa yang kita kenal sebagai program adalah proyek pengusaha. Mafia-mafia inilah yang benar-benar mengatur kita," kata dia lagi. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya