Berita

saleh husin

Ketua DPP Hanura: Ganti Semua Menteri yang Berkinerja Jeblok

SABTU, 29 DESEMBER 2012 | 10:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Mundurnya Andi Alifian Mallarangeng dari kursi Menteri Negara Pemuda dan Olahraga merupakan momentum yang tepat bagi Presiden SBY untuk mencopot para menteri yang berkinerja buruk.

"Sebaiknya SBY sudah dapat menunjuk penggantinya sekaligus mengganti para pembantu yang kinerjanya jeblok atau kurang bagus dengan orang-orang yang lebih kompeten entah itu berasal dari mana," ujar Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Sabtu, 29/12).

Soal siapa saja yang akan diganti dan siapa yang akan mengganti, menurut Saleh Husin, tentu SBY yang lebih mengetahui. Apalagi memang, hanya SBY yang memiliki hak pregrogatif untuk mengangkat dan memberhentikan menteri.

"Kami Partai Hanura tentu tidak ingin mencampuri urusan kabinet," sambung Sekretaris Fraksi Hanura di DPR RI ini.

Meksi sebagai partai oposisi, Hanura tetap berkeinginan pemerintahan SBY-Boediono lebih fokus menyelesaikan berbagai persoalan bangsa terutama masalah tersedianya lapangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang semakin berat di tahun mendatang.

"Dan juga kami berharap SBY dapat mengakhiri masa tugasnya dengan cemerlang apalagi hanya tinggal dua tahun kurang," tandas anggota Komisi V DPR ini.

Isu reshuffle kabinet ini memang kian santer belakangan ini. Apalagi setelah Kamis  kemarin, Mensesneg Sudi Silalahi menyatakan ada sejumlah kementerian yang penyerapan anggarannya dibawah 65 persen. Jumlahnya, kurang dari 10 kementerian.

"Ada yang di bawah 65 persen, tapi tidak banyak,” jelas Sudi.

Kementerian mana saja? Sudi tidak mau menyebut. “Jumlahnya kurang dari sepuluh, hanya beberapa,” imbuhnya.

Pernyataan Sudi ini seakan mengonfirmasi temuan FITRA alias Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran, yang  memaparkan sekitar enam kementerian malas. Kementerian itu hanya menggunakan kurang dari 20 persen, dari yang dianggarkan.

Enam kementerian yang dimaksud adalah Kementrian Negara Perumahan Rakyat, Kementrian Negara Pemuda dan Olah raga, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementrian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementrian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya