Berita

Abraham Samad

Terkait Boediono, Boleh Jadi KPK juga Menunggu Sikap DPR

JUMAT, 28 DESEMBER 2012 | 11:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pernyataan Ketua KPK Abraham Samad bahwa DPR tidak perlu menunggu putusan hukum kalau mau mengajukan hak menyatakan pendapat (HMP) atas dugaan keterlibatan Boediono dalam kasus Century menimbulkan spekulasi di kalangan anggota DPR.

"Saya kira KPK mencoba menyeret DPR ke arah itu," ujar anggota Komisi III DPR dari PAN Taslim Chaniago kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 28/12).

Atau, Taslim menduga, KPK juga bersikap sama dengan DPR. Yaitu, KPK baru akan memproses Boediono secara hukum setelah DPR mengajukan HMP dan ujungnya Boediono lengser. "Jadi ini saling menunggu," ungkap Taslim.

Tapi sebenarnya, sambung Taslim, sikap DPR sudah jelas bahwa dalam kasus bailout Bank Century, ada tindak pidana korupsi. Hal itu ditemukan Pansus Century dan sudah menjadi keputusan DPR. Menurutnya, KPK-lah yang saat ini menindaklanjuti temuan DPR tersebut.

Meski begitu Taslim mengakui bahwa KPK sudah menetapkan dua petinggi Bank Indonesia sebagai tersangak dalam kasus tersebut. "Lalu berikutnya siapa? Mungkin ke Presiden (dan Wakil Presiden) tentu KPK secara hukum belum bisa menindaklanjuti. Tapi yang kita butuhkan dari KPK adalah (penegasan) terlibat atau tidak," tandas Taslim. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya