Berita

Demokrat Gerah pada Abraham Samad karena Lempar Nasib Boediono ke DPR

JUMAT, 28 DESEMBER 2012 | 07:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kalangan Partai Demokrat gerah mendengar pernyataan Ketua KPK Abraham Samad terkait penyelesaian kasus bailout Bank Century yang melibatkan mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono.

Abraham Samad menyatakan DPR sudah bisa mengajukan hak menyatakan pendapat (HMP) setelah skandal Century ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan untuk mengusut Boediono karena saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden. KPK sudah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut dari petinggi Bank Indonesia.

"Ini kan sudah di ranah hukum. Jangan lempar lagi. Dulu ranah politik. Keputusannya diserahkan ke penegak hukum," tegas  Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 27/12).

Sutan menegaskan, Indonesia adalah negara hukum. Jadi kepastian ada di penegak hukum bukan di politik. Dan itu tertera dalam konstitusi kita.

"Dalam UUD 1945, negara ini adalah negara kesatuan yang berdasarkan hukum, bukan politik. Kalau hukum itu pasti, hitam atau putih, benar atau salah. Kalau politik kepentingan. Orang benar bisa jadi salah, yang salah bisa benar. Buktinya, keputusan politik kemarin, orang yang masih punya banyak utang dibuat lunas dalam kasus BLBI," tandasnya.

Reaksi paling keras disampaikan oleh Ketua Fraksi Demokrat Nurhayati Assegaf Rabu kemarin.

“Saya sengaja menyebutkan institusi dan bukan nama Abraham Samad saja untuk hati-hati melontarkan pernyataan. Hal ini bisa memancing DPR untuk kembali mengulirkan wacana revisi UU KPK dan bisa saja mengarah pada pembubaran KPK,” ujar Nurhayati di gedung DPR, Jakarta. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya