Berita

Marbawi A. Katon/ist

Politik

Analisa Terakhir: Hatta Rajasa Penentu Menpora Baru

KAMIS, 27 DESEMBER 2012 | 19:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden SBY terpaksa membiarkan kursi Menteri Negara Pemuda dan Olahraga kosong untuk beberapa waktu lamanya. SBY masih kesulitan menemukan sosok yang dapat "membersihkan" jejak buruk Partai Demokrat di balik kasus itu.

"Akibat kasus Hambalang, kursi Menpora menjadi isu panas. Kalau punya otak, Partai Demokrat tidak akan ambil kursi Menpora. Karena kursi Menpora yang sebelumnya dikuasai Partai Demokrat bermasalah secara serius. SBY lebih baik mengambil tokoh bersih, dan baru, baik dari partai politik maupun non-partai," kata analis politik Marbawi A. Katon, Kamis (27/12).

Masalahnya, lanjut dosen Ilmu Politik UIN Jakarta ini, jika Presiden SBY memberi kursi Menpora ke partai lain, hal itu sama saja mengajak "berantem" dengan DPP Demokrat pimpinan Anas Urbaningrum.


"Menteri dari Partai Demokrat yang ada sekarang bukan dari DPP Partai Demokrat, tapi orang Cikeas semua," katanya.

Karena Partai Demokrat dan SBY itu adalah dua entitas dan postur politik yang berbeda, Marbawi A. Katon, menganalisa, SBY nampak cenderung menggunakan "tangan lain" yang loyalitasnya sudah teruji terhadap SBY untuk memberi nama (endorsement) calon Menpora yang akan ia angkat. Di lingkaran inti Istana, "tangan lain" yang digunakan Presiden SBY bisa jadi merujuk pada Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. Artinya, bisa jadi kursi Menpora akan jatuh kepada PAN yang dipilih oleh Hatta Rajasa.

"Hatta Rajasa adalah sosok yang sudah berbuat banyak dalam memback-up Presiden SBY. Sekarang tinggal niat baik SBY untuk mendukung balik. Kita tahu SBY adalah 'zoon politicon' Terbaik hari ini di Indonesia," paparnya.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya