Berita

Wiranto

Wawancara

WAWANCARA

Jenderal TNI (Purn) Wiranto: Kami Dapat Kekuatan Baru Dari Kalangan Perempuan

SENIN, 17 DESEMBER 2012 | 08:17 WIB

.Gerakan Muda Hati Nurani Rakyat (Gema Hanura) merekomendasikan tujuh tokoh mendampingi Wiranto dalam Pilpres 2014.

Mereka adalah Mahfud MD, Yusril Ihza Mahendra, Din Syam­sudin, Anies Baswedan,  Hatta Ra­jasa, Hary Tanoesoedibjo, dan Chairul Tanjung.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto menga­takan, pihaknya belum men­cari cawapres.

“Saya menilai masih terlalu prematur membicarakan hal itu,” kata Wiranto kepada Rakyat Mer­deka, kemarin.

Berikut kutipan selengkapnya:

Bukankah kalau ditentukan sekarang bisa menambah sua­ra Hanura dalam pileg?

Terlalu dini untuk menetapkan wakil saya. Sebab, biasanya  ca­pres  dan cawapres itu terbangun se­telah pileg.

Di sanalah ada suatu sinergi atas dasar saling memperkuat un­tuk menang dalam pilpres.

Apa belum ada yang cocok?

Bukan begitu. Siapapun tentu­nya belum menentukan wakil pada saat awal begini.

Apakah sudah dijajaki tujuh nama yang disodorkan Gema Hanura itu?

Belum ada yang dijajaki. Itu prematur sekali.

Gema Hanura itu kan organi­sasi otonom. Mereka memiliki ci­ta-cita, punya harapan, pan­da­ngan dan penilaian sendiri.

Kalau mengemukakan penda­pat boleh saja. Tapi  itu bukan pan­dangan resmi dari Partai Hanura.

O ya, apa sudah siap berta­rung dengan calon lainnya?

Loh kenapa tidak siap. Saya bersama Hanura sudah siap. Sebab, dari awal tahun ini Hanura sudah secara aklamasi dan formal mencalonkan ketua umum par­tainya sebagai capres. Makanya kami terus berjuang untuk mem­perbaiki bangsa ini.

Apa yang Hanura perjuang­kan?

Perjuangan Hanura adalah akhlak dan moral bangsa. Bangsa ini sedang dalam masa degradasi akhlak dan moral.

Apa solusi mengatasinya?

Solusi mengatasinya adalah dengan mengembalikan hati nu­rani ke dalam dada setiap bangsa Indonesia. Itulah inti dari per­juangan Partai Hanura.

Hati nurani harus menjadi kom­pas kebenaran dalam berfikir dan bertindak. Itulah juga menga­pa jargon Hanura adalah Saatnya Hati Nurani Bicara dan untuk menjaganya kita mengusung komitmen bahwa Hanura Tak Kan Khianat, Hidup Mati Untuk Rakyat.

Bagaimana tanggapan ma­sya­rakat?

Alhamdulillah perjuangan Hanura menjaga komitmen ini tampaknya diapresiasi masyara­kat terbukti dengan beberapa survei terakhir yang mempersep­sikan Hanura sebagai partai ter­bersih.

O ya, bagaimana peran pe­rempuan di Hanura?

Peran perempuan dalam per­juangannya sangatlah besar. Ma­kanya  menyambut baik upaya Sri­kandi Hanura yang telah mampu mengembangkan organi­sasinya di 32 provinsi diseluruh Indonesia.

Dengan adanya perempuan-pe­rempuan hebat yang tergabung da­lam Srikandi Hanura ini, Partai Ha­nura kini memiliki kekuatan baru yakni dari kalangan perem­puan.

Apa keunggulan perem­puan?

Perempuan memiliki keung­gulan dibandingkan kaum pria. Contohnya mereka lebih bisa berkomunikasi dengan rakyat di segala tempat dan cenderung bisa diterima di mana saja. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya