Berita

ist

Dunia

Bandara Internasional Pakistan Dihantam Roket Tewaskan Empat Warga Sipil

MINGGU, 16 DESEMBER 2012 | 11:29 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pembom bunuh diri bersenjata dengan menggunakan roket menyerang bandara Peshawar, Pakistan pada Sabtu (15/12). Serangan ini menewaskan empat warga sipil dan melukai lebih dari 30 orang lainnya.

Menteri Informasi Pakistan Mian Iftikhar Hussain mengkonfirmasi berita tersebut dengan mengatakan bahwa para militan Pakistan menembakkan sedikitnya tiga roket ke bandara, dua di antaranya menghantam tembok, sementara satu roket lainnya mendarat di dekat sebuah gedung pemerintah.

Seperti dikutip dikutip Dawn.com (Minggu, 16/12), para militan ini, lanjut Hussain, juga meledakkan sebuah bom mobil di luar area bandara yang menyebabkan warga sipil terluka.


Seorang petugas rumah sakit, Umar Ayub, mengatakan bahw para korban sipil yang tewas dan terluka akibat serangan itu merupakan warga yang rumahnya dekat dengan bandara. 36 korban terluka termasuk, lanjut Ayub, enam wanita dan tiga anak-anak, dan beberapa orang lainnya dalam kondisi kritis.

Sementara itu, lima anggota militan tewas saat terjadi baku tembak dengan pasukan keamanan selama serangan mereka ke bandara berlangsung.

Akibat kejadian ini, bandara ditutup dan penerbangan dialihkan ke kota-kota lainnya.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya