Berita

Aburizal Bakrie

Wawancara

WAWANCARA

Aburizal Bakrie: Ini Bukan Persoalan Mimpi, Tapi Optimistis Menang...

JUMAT, 14 DESEMBER 2012 | 09:01 WIB

Banyak pihak mencibir, mencemooh, bahkan menilai Aburizal Bakrie bermimpi bisa menang satu putaran dalam Pilpres 2014.

Keraguan itu memang logis. Popularitas Ketua Umum Partai Gol­kar itu memang kurang me­nonjol. Ini bisa dilihat dari hasil berbagai survei yang menem­pat­kan Aburizal di posisi menengah atau bawah.

Juru Bicara Partai Demokrat Ru­hut Sitompul mengatakan, Abu­rizal Bakrie mimpi bisa me­nang satu putaran dalam Pilpres 2014.

“Mimpi kali yee... Saya  hanya berpesan waspadalah. Biasanya orang takabur itu ke laut,” kata Ruhut Sitompul.

Ketua DPP Partai Gerindra Des­mond J Mahesa menilai hal sa­ma. ‘’Ical ini lagi mimpi. Biasa­nya kan, kalau lagi mimpi, omo­ngan yang keluar tidak rasional. Sebab kondisinya tidak sadar,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Aburizal mengatakan, ini bukan persoalan mimpi, tapi optimistis bisa me­raih lebih 50 persen suara dalam Pilpres 2014.

“Walau ada yang meragukan, saya tetap optimistis bisa me­nang pada Pilpres nanti sesuai tar­get perolehan suara 60 per­sen,” kata Aburizal Bakrie ke­pada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.

Berikut kutipan selengkapnya;

Apa nggak mimpi memang satu putaran?

Yang bilang saya yakin me­nang satu putaran kan Rakyat Mer­­deka. Saya kan hanya bilang bah­wa saya akan berusaha me­nang 60 persen.


Kenapa yakin bisa dapat 60 persen, padahal hasil survei suara Anda merosot?

Kalau jadi presiden kan me­mang harus dapat suara lebih dari 50 persen. Mana bisa saya jadi presiden kalau nggak dapat suara lebih dari 50 persen. Tapi saya yakin itu bisa saya da­patkan.


Apa bisa?

Bisa. Kalau seumpamanya di­la­kukan satu atau dua putaran itu nggak jadi persoalan. Pokoknya saya yakin menang.


Apa alasannya?

Saya melihat dari capaian dan an­tusias masyarakat selama ini setiap kunjugan saya ke daerah.


Apa yang telah dipersiapkan untuk menang satu putaran itu?

Tentu ada yang dipersiapkan, cuma itu rahasia dong, he-he-he.


Apa sudah perhitungkan sai­ngan Anda nantinya?

Semua sudah tentu diperhi­tung­kan. Tapi pilpres masih jauh.


Apa sudah perhitungkan sai­ngan Anda nantinya?

Semua sudah tentu diperhi­tung­kan. Tapi pilpres masih jauh.


Kenapa Anda optimistis, pa­da­hal banyak pihak menter­tawakan itu?

Optimistis itu harus. Kalau saya nggak optimistis, ngapain saya maju.


Apa optimistis itu penting?

Ya.


Apa cukup dengan optimistis saja?

Tidak. Saya mengkombinasi­kan­nya dengan kerja keras, tapi optimistis itu tetap penting.

Kalau cawapres Anda di pil­pres nanti bagaimana?

Nantilah saya kasih tahu. Yang jelas dia masih orang Indonesia, he-he-he.


O ya, apa yang anda tawar­kan kepada bangsa ini?

Tantangan kita sebagai bangsa ke depan cukup berat. Maka ke depan bagaimana Pancasila yang kita miliki mampu mewarnai seluruh sikap warga NKRI dalam segala aspek kehidupan.

Banyak Undang-undang bela­kangan ini sepertinya tidak ada kaitannya dengan cita-cita bang­sa, hukum dan kesejahteraan rak­yat. Termasuk juga tidak ada­nya Garis-garis Besar Haluan Ne­gara (GBHN) yang membuat ke­giatan nasional kita sekarang tan­pa arah.


Apa Anda benar-benar su­dah memikirkannya?

Ya. Saya dan Partai Golkar sudah membuat blue print sampai 2045 atau 1 abad kemerdekaan kita. Meski sudah merdeka 67 ta­hun masih ada yang perlu kita ta­ngani dengan serius.


Apakah Anda akan menja­lan­kannya jika menjadi presi­den?

Seorang pemimpin pemerin­tahan itu harus bisa melindungi rakyat dan segenap tanah air tumpah darahnya, memajukan pembangunan negara, mencer­daskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban du­nia, perdamaian abadi dan lain­nya. Maka harus ditata berda­sarkan visi kenegaraan. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Ledakan Malam Takbiran di Grobogan dan Pekalongan, 10 Orang Terluka

Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49

Ziarah Makam Korban Longsor Cisarua Diwarnai Suasana Emosional

Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:35

Fahira Idris: Jadikan Idulfitri Momen Kebangkitan Umat

Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:53

SBY dan Keluarga Silaturahmi ke Prabowo di Istana

Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:16

Mendes: 20 Persen Keuntungan Kopdes Merah putih untuk Desa

Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:54

Dengan Kerjasama, Stabilitas Kebutuhan Pokok Terjaga

Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:26

Gubernur Pramono Ajak Warga Jaga Jakarta

Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:33

Soroti Pajak Ganda, DPR: Sudah Lama Sistem Dibiarkan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:43

Didampingi Didit, Prabowo Open House Khusus Masyarakat di Istana

Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:13

Idulfitri Momentum Perkuat Komitmen Pembangunan

Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:54

Selengkapnya