Berita

Dipo Alam

Wawancara

WAWANCARA

Dipo Alam: Saya Belum Dengar, SBY Mau Ganti Empat Menteri

KAMIS, 13 DESEMBER 2012 | 08:50 WIB

Isu empat menteri bakal diganti pasca mundurnya Andi Mallarangeng dari Menpora semakin santer. Banyak pihak merasa yakin, Presiden SBY bakal melakukan reshuffle kabinet terhadap menteri yang mendapat rapor merah.

Sekretaris Kabinet, Dipo Alam mengaku belum men­de­ngar dari SBY akan mengganti em­pat menteri.

“Tapi itu terserah beliau, itu kan hak prerogatif Presiden. Yang jelas, saya belum men­de­ngar dari Pak SBY ada empat men­teri mau di­ganti,’’ ujar Dipo Alam kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Seperti diketahui, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman mengatakan bisa saja SBY mengganti tiga sampai empat menteri.

“Apabila ini menjadi prioritas maka reshuffle tidak dapat dihin­dari lagi,” kata Hayono.

Dipo Alam selanjutnya menga­ta­kan, saat ini SBY terus fokus mensejahterakan rakyat.

Berikut kutipan selengkapnya;


Kalau tidak ada niat mela­kukan reshuffle, kenapa Men­pora masih kosong?

Presiden tentu perlu memikir­kan siapa yang tepat untuk posisi itu. Saya berharap nggak usah te­rus diusik soal pengganti Andi Mallarangeng itu.

Kenapa?

Menurut saya kurang etis saja.


Apanya yang kurang etis, bukankah wajar membica­ra­kan itu?

Sehari setelah Pak Andi meng­un­durkan diri, saya me­ne­ri­ma banyak SMS  yang menyo­dor­kan namanya menjadi Men­pora.


Bukankah itu wajar saja?

Tidak dong. Saya rasa ti­dak etis. Apalagi, mereka lang­sung me­nyodorkan namanya. Kita se­­­rahkan saja ke Pak Pre­siden.

Nggak usah nyodor-nyo­dorkan nama menjadi Menpora.


Siapa yang SMS Anda?

Saya  nggak bisa menyebut­kan  orangnya. Itu juga nggak etis kan. Saya nggak sependapat de­ngan orang-orang yang menga­jukan dirinya dan membahas ma­salah itu.


Bukankah itu bisa jadi pi­lihan bagi Presiden menggan­tikan Andi?

Nggak juga. Saya rasa, peng­ang­­katan dan pemberhentian menteri itu sudah jelas. Biarkan Pak Presiden yang menentukan, dan tunggu waktu yang tepat.

Kapan itu, bukankah kurang bagus kalau terlalu lama kosong?

Kan Pak SBY sudah menunjuk Pak Menko Kesra Agung Lak­sono menjalankan tugas se­mentara sebagai Menpora. Ar­tinya, saat ini posisi Menpora ti­dak kosong.

Yang diinginkan SBY men­jadi Menpora apa kalangan profesional atau politisi?

Kalau soal itu saya juga nggak tahu. Yang pasti orangnya ber­kua­litas.

Bisa saja dari partai atau non partai.

Rencananya kapan posisi Menpora itu diisi?

Secepatnya. Tapi semua  tergantung Presiden. Kita tunggu saja.

Bagaimana kalau menggang­gu kinerja Kemenpora?

Nggak mungkin terganggu. Saya berani jamin keadaan seper­ti ini tidak akan mengganggu ki­ner­ja Kemenpora. Sebab, sistem­nya sudah berja­lan dengan baik. Dalam perkem­ba­ngan selanjut­nya, Menko Kes­ra pun akan me­laporkan ke Pre­siden. Saya ya­kin, Menko Kesra juga bisa me­mimpin dengan baik.  [Harian Rakyat Merdeka] 


Bukankah itu bisa jadi pi­lihan bagi Presiden menggan­tikan Andi?

Nggak juga. Saya rasa, peng­ang­­katan dan pemberhentian menteri itu sudah jelas. Biarkan Pak Presiden yang menentukan, dan tunggu waktu yang tepat.

Kapan itu, bukankah kurang bagus kalau terlalu lama kosong?

Kan Pak SBY sudah menunjuk Pak Menko Kesra Agung Lak­sono menjalankan tugas se­mentara sebagai Menpora. Ar­tinya, saat ini posisi Menpora ti­dak kosong.

Yang diinginkan SBY men­jadi Menpora apa kalangan profesional atau politisi?

Kalau soal itu saya juga nggak tahu. Yang pasti orangnya ber­kua­litas.

Bisa saja dari partai atau non partai.

Rencananya kapan posisi Menpora itu diisi?

Secepatnya. Tapi semua  tergantung Presiden. Kita tunggu saja.

Bagaimana kalau menggang­gu kinerja Kemenpora?

Nggak mungkin terganggu. Saya berani jamin keadaan seper­ti ini tidak akan mengganggu ki­ner­ja Kemenpora. Sebab, sistem­nya sudah berja­lan dengan baik. Dalam perkem­ba­ngan selanjut­nya, Menko Kes­ra pun akan me­laporkan ke Pre­siden. Saya ya­kin, Menko Kesra juga bisa me­mimpin dengan baik.  [Harian Rakyat Merdeka] 


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya