Berita

ilustrasi

Belum Dapat E-KTP? Ada Perpres yang Melindungi

SELASA, 11 DESEMBER 2012 | 19:24 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Penerapan Kartu Tanda Penduduk electronik (E-KTP) memang banyak menemui masalah. Salah satunya adalah banyak warga yang sudah melakukan perekaman data namun masih belum mendapatkan E-KTP secara fisik.

Dijelaskan oleh Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman, mengatakan penyebabnya. Saat melakukan perekaman massal, lama dan menumpuk di kecamatan. Ada pula warga yang membawa KTP lama sudah habis masa berlakunya.

Bagi yang sudah melakukan perekaman data namun masih belum mendapatkan E-KTP dalam bentuk fisik, kini sudah ada peraturan presiden mengenai hal itu.


"Sudah ada perpres yang disetujui. Bagi yang sudah rekam data tapi belum dapat E-KTP, maka KTP lamanya tetap berlaku hingga dia mendapatkan E-KTP. Ngga usah khawatir. Asal sudah rekam, KTP lama tetap berlaku sampai dapat," jelas Irman dalam rapat bersama Komisi II di Senayan, Jakarta, Selasa (11/12).

Kemendagri juga menjamin tidak ada bantuan asing dalam pengadaan E-KTP.
"Namun kita harus bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU)," ujarnya. [ald]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya