Berita

ilustrasi/ist

Kesehatan

Nyeri Saat Datang Bulan Bisa Menyebabkan Kemandulan

MINGGU, 09 DESEMBER 2012 | 08:02 WIB

.Rasa nyeri saat menstruasi, me­rupakan masalah yang umum ter­jadi pada kaum perempuan. Ada yang berupa nyeri ringan, berat sampai tidak mampu men­jalani aktivitas sehari-hari. Jika itu di­biarkan, bisa menyebab­kan ke­man­dulan.

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin dari Rumah Sakit Pon­dok Indah-Puri Indah (RSPI-PI) Susie Ren­dra, kondisi itu di­sebab­kan kadar estrogen menu­run, se­hingga me­nye­bab­kan pe­ru­ba­han hor­monal. Sebab, gejala mens­trua­si itu ber­macam-ma­cam, seperti sakit kepala, kulit ku­sam, nyeri pe­rut sampai mem­buat se­seorang ping­san.

“Menstruasi datang setiap bu­lan dan tidak bisa dihindari, ke­cuali waktu hamil. Rasa nyeri yang da­tang bersamaan lebih disebabkan karena endromet­riosis,” ujar Susie, Rabu (5/12).

Endrometriosis adalah pera­da­ngan yang terjadi pada lapisan rongga rahim. Kondisi ini bia­sanya terjadi pada wanita subur yang berusia 25-44 tahun, dan 25-50 persen wanita mandul serta bisa juga terjadi pada usia remaja.

“Endometriosis yang berat bisa menyebabkan kemandulan kare­na menghalangi jalannya sel telur dari ovarium ke rahim,” katanya.

Ia menyarankan, saat mens­trua­si datang, carilah aktivitas yang bisa mengalihkan pikiran dari rasa nyeri, misalnya olahraga agar rasa nyeri bisa berkurang.

“Namun jika menga­lami dis­menore atau nyeri yang ber­le­bihan saat menstruasi, se­baik­nya periksakan diri ke dokter agar ra­him kandungannya tidak ter­ganggu,” saran Susie.

Dikatakan, wanita Asia, ter­ma­suk wanita Indo­nesia, meng­alami 400-450 kali mens­truasi se­lama hidupnya dan rata-rata ber­lang­sung lima hari. Bisa diba­yang­kan, berapa banyak pem­balut yang dia pakai selama hi­dup­nya, bisa mencapai 8.000 lembar.

Untuk mengatasi rasa tidak nya­man selama datang bulan, kata Susie, sebaiknya memilih pem­balut yang tipis. Selain itu, pakai celana dalam dari bahan katun, serta hindari pemakaian antisep­tik yang berlebihan.

Dia menjelaskan, ketika mens­truasi dibutuhkan pembalut yang dapat menyerap dengan cepat agar permukaan pembalut tetap ke­­ring, sehingga bebas lembab dan tak menyebabkan iritasi, atau rasa gatal di bagian ke­wanitaan.

Ketidaknyamanan saat haid, lanjutnya, juga sering mun­cul ka­rena kesibukan para pe­­rem­puan moderen yang di­na­mis dan aktif, yang meng­aki­batkan ke­terba­tasan waktu untuk dapat meng­ganti pembalut secara terus me­nerus, ter­utama pada hari-hari awal mens­truasi.

Bagi yang memiliki kulit sen­sitif, katanya, usahakan untuk memilih pembalut wanita de­ngan bahan yang lembut. Kemu­dian jika pada hari awal mula menstruasi di mana volume cairan menstruasi sangat banyak, pembalut yang dipilih harus yang memiliki daya serap tinggi.

Susie memaparkan, menstrua­si masih dianggap sebagai ha­lang­an dalam beraktivitas. Na­mun, be­berapa studi menun­jukkan bah­wa banyak manfaat yang bisa di­da­patkan dengan terus melaku­kan aktivitas, yang membuat tu­buh tetap aktif dan bugar, ter­uta­ma da­lam masa menstruasi.

“Menjaga aktivitas sehari-hari saat masa menstruasi, akan mem­berikan manfaat yang positif bagi jiwa dan raga. Salah satunya da­pat membantu untuk memper­ta­hankan dan me­nam­bah energi, serta semangat dalam keseha­rian,” ungkapnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya