Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Lima Warga Kenya Tewas Dilempar Granat Usai Salat Isya

SABTU, 08 DESEMBER 2012 | 17:46 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sedikitnya lima orang tewas dan delapan orang lainnya mengalami cedera saat sebuah granat dilemparkan oleh orang tak dikenal ke arah jamaah yang baru pulang dari masjid usai menunaikan salat Isya di Nairobi, Kenya (Jumat, 7/12).

Kepala polisi setempat Moses Nyakwama mengatakan tiga orang dinyatakan tewas ditempat, sementara dua orang lainnya meninggal di rumah sakit karena luka yang diderita cukup parah. Demikian diberitakan BBC (Sabtu, 8/12).

Para demonstran yang marah atas serangan tersebut segera turun ke jalan untuk mengekspresikan kemarahan mereka. Namun demikian pihak keamanan setempat juga telah mengerahkan aparat polisi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.


Peristiwa ini merupakan ledakan kedua yang terjadi dalam dua berturut-turut. Sebelumnya sebuah bom meledak di daerah yang sama dan menewaskan satu orang.

Pemerintah Kenya menuduh militan al Shabab, kelompok yang disinyalir memiliki keterkaitan dengan al Qaeda, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Pada bulan lalu, Pemerintah Kenya juga telah menuduh al Shabab bertanggung jawab atas serangan granat di bus di Eastleigh, yang menewaskan tujuh orang.[ian]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya