Berita

Barack Obama/ist

Dunia

Presiden Obama Ajukan Paket Bantuan Bagi Korban Badai Sandy

SABTU, 08 DESEMBER 2012 | 16:38 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Amerika Serikat Barack Obama meminta Kongres untuk menyetujui paket bantuannya sebesar 60,4 miliar dolar AS guna membantu daerah yang porak-poranda akibat tersapu badai Sandy, Oktober lalu.

Dana sebesar ini diharapkan mampu membantu membiayai sebagian besar kerusakan yang terjadi di Connecticut, New York dan New Jersey. Meski demikian dana ini belum dapat menutupi semua kerusakan yang ditaksir mencapai angka 82 miliar dolar AS.

"Bantuan 60 miliar dolar AS tidak cukup untuk memperbaiki seluruh daerah di New York dan New Jersey," ujar pernyataan Senator Charles Schumer dan Kirsten Gillibrand dari New York dan Frank Lautenberg dan Robert Menendez dari New Jersey, seperti dikutip BBC (Sabtu, 8/12).


Namun demikian, dana yang diajukan ini tidak akan digunakan untuk memperbaiki kerusakan yang ditanggung oleh perusahaan asuransi swasta karena bantuan akan dibatasi untuk pembangunan rumah-rumah warga dan infrastruktur publik lainnya.

Badai Sandy menewaskan sedikitnya 125 orang di AS setelah bertiup dari kawasan Karibia, yang menewaskan paling sedikit 71 orang, pada 29 Oktober lalu.[ian]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya