Berita

Pangeran William dan Kate Middleton/ist

Dunia

Perawat Kate Middleton Tewas Usai Terima Telepon Hoax

SABTU, 08 DESEMBER 2012 | 15:46 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Jacintha Saldanha, seorang perawat di rumah sakit King Edward VII di London ditemukan tewas kemarin (Jumat, 7/12). Diduga kematian Saldana ini ada hubungannya dengan telepon yang ia terima dari dua penyiar radio Australia yang menyamar sebagai Ratu Elizabeth dan Pangeran Charles.

Jacintha Saldanha ditemukan polisi dalam keadaan sudah tidak bernyawa di dekat rumah sakit tempatnya bekerja, pukul 9:35 waktu setempat. Polisi mengatakan ibu dua anak tersebut tewas akibat bunuh diri.

Pihak rumah sakit mengkonfirmasi bahwa kematian ini diduga ada kaitannya dengan telepon hoax beberapa hari lalu.


"Dengan kesedihan yang sangat mendalam, kami mengkonfirmasi kematian tragis dari anggota staf keperawatan kami, Jacintha Saldanha," John Lofthouse, kepala eksekutif rumah sakit King Edward VII mengatakan, seperti yang dilansir Reuters (Sabtu, 08/12).

"Sebelumnya, Jacintha telah menjadi korban telepon hoax di rumah sakit ini," lanjutnya.

Adalah Michael Kristen dan Mel Greig, DJ dari stasiun radio 2Day FM Sydney yang menyamar sebagai keluarga Kerajaan Inggris menelepon RS King Edward VII pada selasa (4/12). Percaya bahwa yang menelepon adalah Ratu dan Pangeran Charles, Jacintha yang saat itu bertugas sebagai resepsionis, menghubungkan dua DJ tersebut ke kamar Catherine.

Perawat di kamar pun menyampaikan segala hal detail tentang kondisi Catherine yang tengah mengalami 'morning sickness' parah akibat kehamilannya ke kedua penyiar itu.[ian]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya