Berita

korban bopha/ist

Dunia

BADAI BOPHA

Presiden: Mengapa Begitu Banyak Korban Tewas?

SABTU, 08 DESEMBER 2012 | 10:12 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Benigno Aquino kemarin (Jumat, 7/12) mengunjungi ratusan ribu pengungsi yang selamat dari topan Bopha yang terjadi Selasa (4/12) di Filipina Selatan.

Para pengungsi untuk sementara waktu terpaksa tinggal berdesakan di tempat pengungsian karena kehilangan tempat tinggal.

"Saya ingin mencari tahu mengapa bencana ini bisa terjadi dan bagaimana cara untuk mencegahnya agar tidak terjadi kembali," katanya, setelah tiba dengan menaiki helikopter di kota New Bataan, seperti dikutip The West Australian (Sabtu, 8/12).


Setelah kunjungannya ke New Bataan, Aquino mengatakan, ia telah memerintahkan instansi pemerintah untuk menyelidiki mengapa korban tewas begitu tinggi. Pemerintah juga telah meminta bantuan internasional untuk mengirimkan makanan, tenda darurat, obat-obatan dan air bersih.

Menteri Dalam Negeri, Mar Roxas, mengatakan tim penyelamatan, peralatan dan anjing pelacak telah dikerahkan untuk mencari mayat-mayat yang tertimbun puing-puing bangunan.

Setidaknya 546 orang tewas dan ratusan lainnya hilang. Topan besar ini telah menyapu sebagian besar kota New Bataan. [ald]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya