Berita

hary tanoe-surya paloh/ist

Politik

Kecerdasan Politik Surya Paloh dan Hary Tanoe Rendah

RABU, 05 DESEMBER 2012 | 20:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dua punggawa Partai Nasdem Surya Paloh dan Hary Tanoesoedibjo pecah kongsi. Perselisihan keduanya, kabarnya, dipicu oleh kekhawatiran Paloh kalah pengaruh dari Hary yang punya hubungan lebih akrab dengan para pengurus partai.

Penyebab lainnya, bos MNC Group itu merasa terbebani karena pembiayaan partai sebagian besarnya ditanggung oleh dirinya.

Bagi pengamat politik senior Arbi Sanit, pecah kongsi antara Paloh dan Hary sangatlah menyedihkan. Apalagi sampai muncul ancaman dari Hary akan pindah ke partai lain. Sebagai partai baru seharusnya Partai Nasdem terhindar dari perpecahan.

"Tidak wajar perpecahan terjadi di partai yang baru didirikan. Itu membuktikan keceredasan politik keduanya kurang. Kalau kecerdasannya tinggi, apapun pasti bisa dicari jalan keluarnya," kata dia kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (5/11).

Keluhan Hary Tanoe bahwa dirinya hanya dimanfaatkan, menurut Arbi, tidaklah pas. Sebab nyatanya dunia politik memang kental dengan pertarungan saling memanfaatkan dan dimanfaatkan.

"Kalau tidak mau dimanfaatkan jangan masuk politik. Bukannya itu sama dengan bisnis, ada yang dimanfaatkan dan memanfaatkan," ucapnya.

Bagi Arbi, perpecahan serius yang terjadi antara Paloh dan Hary yang merupakan tulang punggung Partai Nasdem membuktikan bahwa partai yang mengklaim mengusung agenda restorasi itu tidak punya masa depan.

"Sekarang yang dilihat orang dari Partai Nasdem ya Surya Paloh dan Hary Tanoe. Kalau pecah tamatlah riwayat," tandasnya. [dem]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya