Berita

rosalina manulang/rmol

Politik

KORUPSI PLTS

Mindo Rosa: Jhony Allen dan Emir Moeis Terima Setoran Nazaruddin

SELASA, 04 DESEMBER 2012 | 14:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin melakukan praktek jual beli anggaran ke Badan Anggaran DPR RI. Itu dilakukan untuk menggiring dana proyek pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada 2008.

Hal itu diungkapkan saksi Mindo Rosalina Manulang dalam persidangan tersangka kasus pengadaan dan pemasangan PLTS, Neneng Sri Wahyuni di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (4/12).

Menurut Rosa, suami Neneng Sri Wahyuni itu pernah menyetor imbalan lima persen dari nilai proyek kepada dua anggota Banggar saat itu, yakni Johnny Allen Marbun dan Emir Moeis. Rosa sebagai mantan Direktur Pemasaran PT Anugerah Nusantara, anak perusahaan Grup Permai mengatakan, anggaran proyek pengadaan dan pemasangan PLTS di Kemenakertrans itu mencapai Rp 80 sampai 100 miliar.


"Tapi tiba-tiba ada keputusan menteri saat itu proyeknya dipecah-pecah menjadi beberapa wilayah. Padahal tadinya disatukan. Pak Nazaruddin marah sama Muhammad Nasir (kakak Nazaruddin yang juga anggota DPR F-PD). Kata dia, 'Gimana ini (Na)Sir, kok ga komitmen begini! Kita sudah bayar kok malah dipecah-pecah! Lapor DPR sana biar dipanggil Dirjennya!' Pak Nasir langsung lapor ke DPR," beber Rosa menceritakan komunikasi Nazaruddin dan Nasir.

Lobi Nasir, kata Rosa, tak sukses sehingga pengadaan dan pemasangan PLTS tetap tidak bisa diubah dan akhirnya dipecah menjadi beberapa wilayah.[dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya