Berita

ilustrasi

Politik

PKS Menyambut Baik Pencapresan Rhoma Irama

SENIN, 03 DESEMBER 2012 | 16:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Politisi Partai Keadilan Sejahterah (PKS) menyambut baik atas munculnya nama-nama baru dalam bursa capres, termasuk munculnya wacana pencalonan pedangdut gaek Rhoma Irama.

"Saya mendukung muncul figur-figur baru untuk pencapresan, sehingga capres yang akan muncul jangan hanya 4L (loe lagi loe lagi). Saya juga berharap nantinya rakyat  punya pilihan yang bervariasi," ujar politisi PKS, Indra, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Rakyat Merdeka Online, Senin (3/12).

Jelas anggota komisi III ini, dengan munculnya nama-nama baru di bursa capres maka rakyat jadu punya pilihan yang bervariasi. Untuk memperkuat komitmen itu, katanya, maka RUU Pilpres yang sedang digodok di Baleg DPR RI harus merubah ketentuan presidential treshold dari 20% menjadi 3,5 %. Angka 3,5% juga sejalan dengan parlementry treshold.


Terkait dengang pencapresan, PKS ungkap Indra, tidak akan buru-buru memunculkan nama capres-cawapres definitif. PKS masih melakukan konsolidasi di internal, baru kemudian memunculkan capres-cawapres.

"Sejauh ini PKS sedang menyiapkan langkah. Kriteria sudah, sekarang sedang dibuat mekanisme agar tokoh terbaik, internal dan eksternal partai bisa dibahas bersama," kata Indra yang juga anggota Baleg ini.

Lanjut Indra, PKS punya banyak stok yang layak diajukan untuk capres-cawapres, namun keputusannya akan ditentukan oleh Majelis Syuro PKS. Dan akan ditentukan dari perolehan suara dalam pemilu legislatif dan melihat peta poltik yang berkembang.

"PKS masih terus melakukan penjaringan dan mengumpulkan masukan kader, simpatisan dan elemen masyarakat luas," pungkas Indra.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya