Berita

Andi Nurpati Minta Nazaruddin Tak Seret-seret Ibas Dalam Pusaran Kasus Korupsi

JUMAT, 30 NOVEMBER 2012 | 07:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Terpidana kasus suap proyek pembangunan Wisma Atelit Muhammad Nazaruddin diminta tidak menarik-narik Sekjen DPP Partai Demokrat Edhy Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam pusaran kasus korupsi tersebut.

"Penyebutan nama Mas Ibas oleh Nazaruddin dalam sidang Angie adalah fitnah," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Andi Nurpati kepada Rakyat Merdeka Online Jumat (30/11).

Andi Nurpati menjelaskan, apa yang disampaikan mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat itu adalah upaya pembusukan serta upaya menyeret-menyeret Ibas dalam persoalan yang membelit dirinya.

"(Saya) mengimbau saudara Nazar agar lebih fokus pada pembelaan diri dan memperingan dirinya dalam persoalan hukum yang dialami," pungkas Nurpati.

Dalam persidangan kasus suap pembahasan anggaran Kemendiknas dan Kemenpora dengan terdakwa Agelina Sondakh kemarin, Nazaruddin yang hadir sebagai saksi mengatakan setiap bulan dirinya selalu melaporkan keuangan partai ke Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Ibas, selaku Sekjen. Selama menjadi Bendum, Nazararuddin pengeluaran Demokrat sebesar Rp 64 miliar yang diperuntukkan misalnya penyewaan hotel untuk acara DPP, pembelian tiket dan pembuatan satu juta kalender bergambar Anas Urbaningrum. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya