Berita

Murdaya Poo: The 28th World Chinese Basketball Tournament Ajang Promosikan Indonesia

RABU, 28 NOVEMBER 2012 | 01:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen basket dunia The 28th World Chinese Basketball Tournament. Turnamen yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Persahabatan Alumni Machung dan Asosiasi Bola Basket Tionghoa Indonesia dan diikuti oleh 207 tim basket dari berbagai negara ini, akan berlangsung selama tiga hari mulai dari 27-30 November 2012 di Jakarta International Expo, Kemayoran.

"Ini merupakan ajang keakraban dan sportivitas bagi tim-tim basket dari berbagai negara. Peserta pertandingan bukanlah atlet profesional, namun berasal dari kalangan pengusahan dan pebisnis dari etinis China dengan usia mulai 35 hingga 70 tahun," terang Ketua Umum Penyelenggara, Murdaya Widyawimarta, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/11).

Berbeda dengan turnamen basket profesional, jelas Murdaya Poo, nama lain Murdaya Widyawimarta, dalam turnamen ini peserta dibagi berdasarkan usia para pemain. Untuk pemain pria terbagi menjadi enam kelompok usia, yakni 40, 45, 50, 55, 60 dan 70. Sementara untuk pemain wanita terbagi dalam kelompok usia 35, 40, 45, 50 dan 50 tahun ke atas.

Sebanyak 2.596 orang pemain yang terdiri dari 329 orang dari Indonesia dan 2.267 orang dari luar negeri seperti Amerika, Inggris, Taiwan, Korea, China, Malaysia dan Singapura, tercatat meramaikan turnament.

Untuk mengakomodasi seluruh pertandingan, kata Murdaya, pihaknya menyediakan 13 lapangan basket standar internasional di arena Jakarta International Expo.

"Ini akan menjadi satu-satunya pertandingan basket di dunia yang unik karena menyelenggarakan delapan pertandingan sekaligus dalam satu lokasi. Sebab dalam penyelenggaraan sebelumnya pertandingan digelar di tempat terpisah," ungkap dia.

Murdaya mengaku bangga dengan terpilihnya kembali Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen basket dunia ini. Sebelumnya pada 1995, Indonesia pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen basket yang digelar pertama kali pada tahun 1985 ini.

"Ini menjadi wujud kepercayaan bagi Indonesia," imbuh dia.

Dia menambahkan, turnamen ini bukan hanya menjadi sebuah event olahraga basket, tetapi sekaligus menjadi momentum dan ajang yang sangat baik untuk mempromosikan Indonesia di panggung dunia, baik dari segi pariwisata maupun dari peluang investasi.

"Banyaknya peserta dari berbagai negara, terutama yang berlatar belakang pengusaha dan pebisnis profesional, turnamen ini sekaligus menjadi ajang promosi untuk melihat langsung pesatnya perkembangan ekonomi nasional," demikian Murdaya.

Pada penyelenggaraan The 28th World Chinese Basketball Tournament 2012, pihak panitia menetapkan Harimau Sumatera berkostum batik merah sebagai maskot pertandingan. Pertandingan telah dibuka secara resmi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng. [dem]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya