Berita

JOKO WIDODO/IST

KPK Tagih Jokowi Bikin Perda Anti Korupsi

SELASA, 27 NOVEMBER 2012 | 15:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Adnan Pandu Pradja mengatakan, lembaganya menagih komitmen Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat berkampanye di Pilgub DKI lalu untuk pemerintahan yang bersih dari  korupsi.

"KPK melakukan indiksi tentang pandangan KPK membangun pemerintahan yang baik, benar dan bersih. Ini merupakan bagian dari pencegahan KPK," ujar Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja saat jumpa pers bersama Jokowi di gedung KPK, Jakarta, Selasa (27/11).

Untuk itu, Adnan meminta pemda DKI dapat membuat suatu peraturan daerah seperti perda anti korupsi.


"Kita menagih itu dan berharap itu dapat menjadi perda," kata Adnan menjelaskan seputar pembicaraan dalam pertemuan pimpinan KPK dengan Jokowi.

Sambung Adnan, dalam pertemuan tersebut, pihaknya memberikan masukan kepada gubernur mengenai hasil penelitian KPK. Dimaksudkan, masukan itu nanti bisa digunakan dalam rangka membentuk Perda.

"Kami memberikan masukan di banyak SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan banyak rekomendasi yang disampaikan baik masalah jalan, pelayanan rumah sakit dan sebagainya," pungkas Adnan.

Dalam kesempatan itu juga, Jokowi mengatakan juga memiliki keinginan untuk memperbaiki dan membenahi berbagai sistem yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI. Oleh karena itu, mulai dari penganggaran, transparansi pengadaan, mekanisme pengaduan dan akses informasi publik di DKI terus dibangun dan dibenahi.

Dengan kedatangannya ini, Jokowi terhitung sudah dua kali menyambangi KPK. Pertama, saat masih menjadi calon gubernur Jakarta bersama pasangan cagub dan cawagub lainnya. Ketika seluruh cagub dan cawagub menandatangani pakta integritas. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya