Berita

jero wacik.ist

Kementerian ESDM Langgar Nilai Luhur Islam Juga Tatanan Adat Sunda dan Jawa

SELASA, 20 NOVEMBER 2012 | 11:25 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Manuver Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dipimpin Jero Wacik disayangkan kalangan ulama.

Pada Kamis, 15 November lalu, atas perintah Jero Wacik yang juga kader Partai Demokrat, Wakil Menteri ESDM Rudy Rubiandini mengumpulkan eks karyawan Badan Pengelola Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) untuk merespon keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) membubarkan lembaga itu.

Padahal, itu adalah hari pertama dalam kalender 1434 H.

"Kementerian ESDM telah melanggar nilai luhur agama Islam serta tatatan adat Sunda dan Jawa pada Kamis, 15 November 2012 yang merupakan tahun baru Islam," ujar tokoh peluralisme KH Maman Imanulhaq dalam keterangan yang diterima redaksi beberapa saat lalu (Selasa, 20/11).

"Muharram adalah momentum perubahan, dan sebuah semangat untuk melakukan perubahan menuju kehidupan yang semakin baik, indah, dan bermakna," sambung tokoh pemuda kharismatik Jawa Barat ini.

KH Maman juga mengatakan dirinya heran serta menyesalkan kekacauan dan disharmonisasi yang terjadi antara lembaga-lembaga negara saat ini.

Dia yakin kasus pembubaran BPMigas tidak akan selesai dalam waktu singkat. Bahkan pembubaran BPMigas ini berpotensi memunculkan kasus baru yang sifatnya berkepanjangan. [guh]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya