Berita

sutan bhatoegana

Sutan Bhatoegana Legowo Tak Dipilih Demokrat Jadi Cagub Sumut

KAMIS, 15 NOVEMBER 2012 | 11:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana menerima keputusan partainya yang tak memilihnya menjadi calon gubernur Sumatera Utara.

"Saya legowo untuk kebesaran partai," kata Sutan kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 15/11).

Untuk menunjukkan dia ikhlas menerima keputusan itu, Sutan nanti sore akan ikut mendaftarkan pasangan yang diusung Demokrat ke KPUD Sumut di Medan.

Partai Demokrat akhirnya memutuskan mendukung Bupati Deli Serdang Amri Tambunan sebagai cagub Sumut. Amri juga menjabat sebagai Ketau Pembina DPD Partai Demokrat Sumut.

Sutan mengungkapkan, sejak awal dia sudah menegaskan, akan mendukung calon yang didukung Demokrat sepanjang dia itu kader partai. "Kalau Amri nggak ada, saya harus all out," ungkapnya.

Tapi, sejak awal dia pun sudah menyerahkan keputusan kepada DPP siapa yang akan diusung. Dan dia menerima, DPP Partai Demokrat mendukung Amri. Apalagi Amri dipasangkan dengan RE Nainggolan.

"RE Nainggolan itu Sekda paling top. Chemistry dia lebih kena ke Amri. Mereka sama-sama kawan dulu di APDN (Akademi Pemerintahan Dalam Negeri). Amri muslim dan RE dari nonmuslim," jelasnya.

Sutan sendiri tadi malam diminta berkumpul dengan Amri dan RE Nainggolan disebuah hotel di Jakarta. Ketua Umum Anas DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum meminta wakilnya Jhonny Allen Marbun untuk memfasilitasi. Tak lama setelah itu barulah Anas meneleponnya.

"Anas bilang, 'Dari awal saya berat kalau Abang turun (menjadi cagub). Abang masih tetap dibutuhkan di Jakarta. Kita dukung sama-sama.' Kalau itu yang terbaik, tidak ada masalah," ungkap Sutan mengulangi pembicarannya dengan Anas. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya