Berita

Raden Nuh Bantah Mengaku sebagai Admin @TrioMacan2000

RABU, 14 NOVEMBER 2012 | 23:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Raden Nuh yang dalam pemberitaan Beritasatu beberapa jam lalu disebut mengaku sebagai pengelola akun Twitter @TrioMacan2000 membantah pemberitaan tersebut.

Kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu malam, 14/11) Raden Nuh membenarkan dirinya sempat berbicara via telepon dengan jurnalis Beritasatu kemarin malam (Selasa, 13/11). Namun isi berita yang diturunkan media online milik kelompok Lippo Group itu sama sekali berbeda dengan isi pembicaraannya dengan sang wartawan.

"Benar bahwa saya malam tanggal 13 Nopember 2012 di-SMS oleh salah seorang yang mengaku bernama Liberty wartawan dari Beritasatu. Isi SMS-nya adalah permintaan untuk mengobrol dengan saya," ujar Raden. 

Karena merasa punya hubungan baik dengan pimpinan media online itu, terutama Peter Gontha, Raden Nuh pun dengan senang hati memenuhi permintaan ngobrol itu. Ketika pembicaraan terjadi, sang wartawan mengaku menggunakan telepon kantor. Adapun Raden Nuh sedang di Hotel Shangri La, Jakarta.

Dalam pembicaraan itu, Raden Nuh membenarkan bahwa dulu dirinya ikut menggagas akun @TrioMacan2000. Namun dalam perjalanan, karena berbagai kesibukan ia menyerahkan akun itu kepada tim khusus.

Pembicaraan berlangsung sekitar 15 hingga 20 menit. Sebelum menutup pembicaraan, sang wartawan mengucapkan terima kasih dan meminta kesediaan Raden Nuh dihubungi kembali untuk ngobrol-ngobrol. 

"Namun, kemudian, pada hari Rabu, 14 Nopember 2012 muncul berita yang judul dan isinya tendensius, berbeda dan bertolak belakang bahkan di luar konteks pembicaraan saya per telpon dengan Liberty," kata Raden. 

"Saya dituduh sebagai pihak yang ter-confirmed sebagai admin TM2000 yang masih aktif. Padahal itu sama sekali tidak benar dan keliru," demikian Raden. [zul] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya