Berita

Muhaimin Iskandar

Wawancara

WAWANCARA

Muhaimin Iskandar: Silakan Demo Tuntut Upah Naik, Tapi Jangan Anarkis & Sweeping

RABU, 14 NOVEMBER 2012 | 09:58 WIB

Buruh Jabodetabek berencana melakukan demo 20 November 2012, menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) menjadi Rp 2,7 juta per bulan.

Menanggapi hal itu,  Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Is­kan­dar mennyambut positif.

”Kita hargai sepanjang tidak me­lakukan hal-hal yang anarkis dan tidak melakukan aksi swee­ping yang merugikan kepen­ting­an umum,’’ ujar Muhaimin Is­kan­dar kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta.

Pemerintah, lanjut Muhaimin, selalu berkomitmen mem­per­baiki kesejahteraan buruh. Buk­­tinya, usulan Ke­naik­an Peng­hasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) akhirnya dikabulkan.

Sebelumnya penghasilan yang tidak kena pajak  Rp 1,32 juta per bu­lan. Tapi mulai awal 2013 di­naik­kan menjadi Rp 2 juta per bulan (24 juta per tahun).

”Kita bersyukur, usulan kenaik­an PTKP yang dicetuskan men­jelang peringatan Mayday dan isu kenaikan BBM ini akhirnya disetujui. Kenaikan peng­ha­silan tidak kena pajak ini me­rupakan salah satu strategi pe­merintah mendorong kese­jah­teraan buruh,’’ paparnya.

Muhaimin berharap, dengan ke­naikan PTKP ini daya beli pe­kerja/buruh  dan masyarakat da­lam memenuhi kebutuhan hidup­nya bisa meningkat. Kondisi ini diyakini akan turut mendorong pertumbuhan sektor riil yang meng­gerakkan perekonomian.


Berikut kutipan selengkapnya:


Apa gunanya itu bila peng­hasilan buruh masih rendah?

Upah pekerja/buruh  di Indo­nesia memang harus naik secara sig­nifikan.  Ini merupakan salah satu faktor kunci me­ning­katkan kesejahteraan pekerja.

Namun harus tetap  melalui me­kanisme survei kebutuhan hidup layak (KHL) dan pem­ba­hasan melalui dewan pengupahan di masing-masing daerah.

Makanya, para gubernur be­serta  Dewan Pengupahan Daerah (De­peda) yang belum mene­tap­kan UMP 2013 agar mem­per­cepat pembahasan dan penetap­an­nya di daerah masing-masing.

 

Bagaimana mengenai usulan agar upah minimum di Jabo­de­­tabek Rp 2,7 juta per bulan?

Itu usulan para pekerja dan bu­ruh. Namun masih harus melalui pro­ses pembahasan di dewan peng­upahan sebelum ditetapkan masing-masing kepala daerah di ka­wasan Jabodetabek.

Para kepala daerah memang per­lu hati-hati, karen­a harus mem­pertimbangkan berbagai kondisi-kondisi tertentu. Salah satunya,  komponen KHL serta diper­tim­bang­kan produk­tivitas makro, per­tum­buhan eko­nomi, kon­disi pasar kerja dan usaha yang paling tidak mampu (marginal).

Di dewan pengupahan, pihak pemerintah, pekerja/buruh dan pihak pengusaha berdialog  menemukan solusi terbaik dalam penetapan UMP, sebelum akhirnya ditetapkan secara resmi oleh gubernur.

 

Kenapa lama ditetapkan, sam­pai buruh berdemo dulu?

Kami terus melakukan mediasi dengan pengusaha yang mengan­cam akan melakukan lock out dan keluar dari Indonesia.

Mediasi kepada pihak pekerja dan pihak pengusaha terus dila­kukan melalui pertemuan-perte­muan formal maupun informal dengan per­wa­kilan pengusaha dan perwakilan serikat pekerja dan buruh.

Tapi pada intinya, pemerintah berkomitmen meningkatkan ke­se­jahteraan pekerja/buruh.

Apa langkah konkret yang sudah dilakukan?

Kemenakertrans terus bekerja mempercepat pe­ning­katan kese­jah­teraan pekerja/buruh. Salah satunya adalah usul­an kenaikan PTKP yang akhirnya terwujud itu. Ini tentu membantu buruh me­ningkatkan kese­jah­­teraan.

 Kenaikan PTKP ini sebagai salah satu  bagian dari “kado” Pe­merintah untuk buruh dalam per­inga­takan Mayday lalu. Selain usul­an kenaikan PTKP, peme­rin­tah pun  terus berupaya mening­katkan kesejahteraan buruh. Mi­salnya, menyediakan rumah sakit dan klinik-klinik khusus buruh di ka­wasan-kawasan industri.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya